Bantah Selingkuh, Oknum Polisi Probolinggo adalah Mitra Bisnis Usaha Parfum

7824
Pikap yang sebelumnya terparkir di rumah lokasi penggerebekan.

Probolinggo (wartabromo.com) – DDN, aparatur Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo membantah dirinya selingkuh dengan salah satu oknum anggota kepolisian. Keduanya merupakan mitra bisnis parfum dan tidak ada hubungan spesial.

Kepada wartabromo.com, DDN mengaku kedatangan Bripka WBR ke rumahnya pada Sabtu (23/3/2019) pagi, semata-mata urusan bisnis parfum. Anggota kepolisian itu, datang sekitar pukul 06.00 WIB, setelah lepas tugas piket. Di rumah yang terletak di perumahan Kraksaan Land Dusun Karangdampit Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, itu, keduanya mengatur strategi bisnisnya. Sebab, ada rapat bisnis dengan rekan-rekannya dengan mendatangkan orang Surabaya.

“Jadi tidak bener itu. Pak WBR datang jam enam bukan malam, seperti yang dituding mereka. Logikanya kan begini, kalo ia datang sejak malam, kenapa gak digerebek jam tiga, kalau bilang digrebek. Lha kan gitu, kenapa nunggu jam sembilan, itu kan kejadiannya jam sembilan bukan jam tujuh. Bohong pak kalo jam tujuh, salah semua,” ujarnya, Minggu (24/3/2019).

DDN membantah jika pada Sabtu pagi itu, dirinya dan WBR digerebek keluarga MZ bersama warga dan polisi. Ia juga membantah jika pintu gerbang rumahnya dikunci. Tetapi malah ke-gembok saat peristiwa pagi itu. Sementara pintu rumah memang ditutup karena pakai AC. Di dalam rumah, selain WBR ada balita perempuan, yang tak lain anak DDN dengan MZ.

“Saya kaget ketika ada polisi. Saya kira pak WBR janjian dengan pak Fikas (anggota Polsek Kraksaan, red). Mas sampean apa janjian mas Fikas? Itu lo ada di luar. Dia jawab nggak tahu. Terus saya lihat lagi, malah di luar ramai-ramai. Loh kok ada mantan suami saya. Ya saya takut mau keluar, kan gitu,” tuturnya.

Melihat banyak warga, WBR menurut DDN, kemudian menelpon Kanit Reskrim Polsek Kraksaan, IPTU. Slamet AR. Bertanya kenapa ada anggota Polsek Kraksaan di depan rumah DDN. WBR Menjelaskan bahwa di dalam rumah itu adalah dirinya. Juga meminta polisi untuk balik kanan, khawatir terjadi sesuatu dengan pemilik rumah.

Ia mengatakan jika saat ini pernikahan dengan MZ statusnya sudah bercerai. Dirinya kini tinggal menunggu akta perceraian dari Pengadilan Agama Kraksaan. “Saya sudah cerai dengan mantan suami saya, sudah ketok palu tinggal menunggu surat aja. Saat mediasi, kami sudah sepakat untuk cerai. Saya sudah lama pisah ranjang dengan dia (MZ, red). Hampir setahun, tapi baru dibelikan surat bulan Desember lalu. Dia pak, dia yang ajukan saya cerai,” ungkap ibu satu anak ini.

Baca: Istrinya Diselingkuhi Oknum Polisi Probolinggo, Pria ini Lapor Propam

Diwartakan sebelumnya, WBR (oknum polisi) dan DDN (perangkat desa) di Kabupaten Probolinggo digerebek oleh MZ (suami DDN) bersama warga dan polisi, Sabtu (23/3/2019). Kedua pasangan ini, kemudian dibawa ke Polsek Kraksaan. Selain itu, MZ melaporkan WBR ke Propam Polres Probolinggo. (saw/saw)