Selama 32 Jam, Ada 15 Kali Letusan di Bromo

589

Probolinggo (Wartabromo.com) – Gunung Bromo kembali menunjukkan aktivitas vulkanik. Terhitung, Bromo mengeluarkan 15 kali letusan, dengan semburan abu mencapai ketinggian 700 meter.

Data tersebut berdasarkan pengamatan sepanjang Sabtu (6/4/2019) pukul 00.00 WIB hingga Minggu (7/4/2019) pukul 06.00 WIB. Hasil selama 32 jam terakhir itu, diamati dari Pos Pantau Bromo di Probolinggo.

Meski begitu, aktivitas warga dan wisatawan di lereng Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura tidak terganggu. Hal ini karena pada Minggu pagi, arah mata angin menuju barat laut atau wilayah Pasuruan.

Seperti dirasakan oleh Prisilia Cherry Valencia, wisatawan asal Jakarta. Ia mengaku fenomena tersebut membuatnya takjub.

“Bagus banget sih, apalagi kalau tidak ada kabut, sunrise nya sangat mempesona. Kalaupun erupsi, masih tidak menganggu ya. Kami percaya pada petugas yang berwenang, apalagi belum ada peringatan lain-lain. Selain dilarang masuk kawasan satu kilometer dari kawah,” terang wisatawan asal Jakarta, Prisila Cherry Valencia, Minggu siang.

Peristiwa 5 tahunan ini benar-benar dimanfaatkan oleh wisatawan, baik domestic maupun mancanegara. Tidak jarang, wisatawan berfoto dengan background erupsi Bromo.

Meski begitu, tidak semua tempat boleh dikunjungi wisatawan. Pengunjung dilarang beraktifitas di radius 1 kilometer dari bibir kawah aktif bromo. Karena, hembusan abu vulkanik yang mengandung silika bisa tiba-tiba mengarah ke tempat pengunjung.

Namun sejumlah lokasi bisa menjadi tempat untuk memanjakan mata wisatawan. Seperti Seruni Poin, Mentigen, Lava View, Bukit Teletubbies maupun Pasir Berbisik Bromo. (lai/may)