Kebakaran Terus Meningkat, Armada dan Personel Damkar di Pasuruan Minim

0
604
Petugas PMK Kabupaten Pasuruan saat mencoba padamkan api di sebuah gudang RS Bangil. Foto untuk ilustrasi.

Pasuruan (wartabromo.com) – Peristiwa kebakaran di wilayah Kabupaten Pasuruan terus mengalami peningkatan. Namun untuk meng-cover kejadian, jumlah armada pemadam kebakaran (damkar) terbilang masih minim.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Pasuruan, Ruspandi awal pekan lalu mengatakan, saat ini ada dua unit armada damkar, yang menurutnya bersiap bila sewaktu-waktu terdapat kejadian amukan api. Jumlah sebanyak itu, dinilai minim oleh Ruspandi.

“Idealnya minimal 6 (mobil damkar),” ungkap Ruspandi.

Selain minimnya armada, PMK Kabupaten Pasuruan juga masih membutuhkan tambahan personel. Dari data pegawai yang dicatatnya, saat ini terdapat 37 karyawan berbagi tugas dalam tiga shift. Disebutnya juga, bila ingin maksimal melakukan penangangan kejadian, jumlah petugas idealnya lebih dari 50 personel.

Meski demikian, saat ini sudah ada 12 personel yang diyakininya akan menambah petugas saat ini.

Sekadar informasi, di Kabupaten Pasuruan tercatat terus mengalami peningkatkan. Tercatat, pada 2017 ada 65 peristiwa kebakaran. Sementara pada 2018 terdapat 113 kebakaran. Dan selama Januari hingga awal April tahun ini, sudah ada 4 kali peristiwa kebakaran.

Dikatakan Ruspandi, peristiwa kebakaran biasanya memuncak kerap terjadi kala musim kemarau. Si jago merah seringkali “menghajar” perusahaan atau home industry. Selanjutnya, kebakaran lahan menempati posisi kedua, disusul amukan api pada pemukiman dan fasilitas umum.

Dari keseluruhan pemetaan peristiwa kebakaran itu ia mengungkapkan, 70 persen kejadian berada di wilayah barat Kabupaten Pasuruan. “30 persen di timur dan selatan,” terang Ruspandi. (ono/ono)