Politik Nasional Memanas, NU Jatim Ajak Warga Jaga Kedamaian

0
702
Seruan damai PWNU Jatim.

Surabaya (WartaBromo) – Pengurus Wilayah NahdlatuI Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) berseru untuk bersama-sama menjaga kenyamanan, menciptakan suasana sejuk di tengah masyarakat. Sikap ini sepertinya ditunjukkan, menyusul memanasnya konstelasi politik menjelang pengumuman hasil Pemilu, 22 Mei esok.

Seruan PWNU Jatim itu diterbitkan pada Minggu, 19 Mei 2019 ditandangani oleh petinggi NU Jatim dan beredar di sejumlah lini masa media sosial.

Terdapat empat poin terangkai pada seruan damai, yang disebutnya sebagai sikap merespon perkembangan situasi ketertiban sosial politik 2019 tersebut.

Ditegaskan sebelumnya, NU sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar merasa memiliki tanggungjawab, untuk bersama menjaga kenyamanan masyarakat di tengah memanasnya suhu politik nasional pada masa Pemilu, terutama bersinggungan dengan Pemilihan Presiden saat ini.

Sekadar diketahui, pada 22 Mei, KPU bakal mengumumkan perolehan suara pada coblosan 17 April lalu, di antaranya hasil Pemilihan Presiden. Sehingga, dari pengumuman itu dipastikan dapat diketahui siapa jawaranya. Dan tak dapat dipungkiri, bisa jadi terdapat pihak yang tak menerima kekalahan.

Nah, PWNU kemudian memulai kalimat dengan memberikan apresiasi kepada penyelenggara dan pihak keamanan, mulai Polri hingga TNI. Warga kemudian diminta bersabar menunggu keputusan resmi hasil Pemilu dari KPU.

Mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Timur, khususnya warga Nahdlatul Ulama, untuk menjalani seluruh rangkaian penyelesalan proses pemllu melalui jalur hukum yang sah, termasuk menempuhnya cukup di Jawa Timur,” petikan poin ketiga seruan.

Terakhir, PWNU mengimbau kepada warga Nahdliyyin untuk menjunjung ukhuwah dan persatuan.

Berikut isi seruan PWNU Jatim:

  1. Menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2019. mulai dari KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan seluruh rakyat Indonesia.
  2. Memohon kepada warga masyarakat untuk bersabar atas hasll Pemilu 2019 dengan menunggu keputusan resmi oleh KPU.
  3. Mengimbau kepada warga masyarakat Jawa Timur, khususnya warga Nahdlatul Ulama, untuk menjalani seluruh rangkaian penyelesalan proses pemllu melalui jalur hukum yang sah, termasuk menempuhnya cukup di Jawa Timur.
  4. Mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan di negeri ini untuk segera bersama-sama membangun persatuan, ukhuwah dan solidaritas antar sesama anak bangsa, termasuk pembangunan di bidang ekonomi, pendidikan, budaya bangsa ke depan.

Surat dengan stempel basah itu juga ditandatangani Pengurus PWNU Jatim, mulai KH Marzuki Mustamar (Ketua); Prof. Akh. Muzakki (Sekretaris); KH Anwar Manshur (Rais); dan KH Syafrudin Syarif (Katib).

(ono/ono)