Koran Online 24 Mei : Remaja asal Ranuyoso Dilukai Begal, hingga Calon Jemaah Haji & Umrah “Di-PHP” Agen Travel Abal-abal selama 7 Tahun

1921

Beragam peristiwa kami sajikan pada 23 Mei 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Jumat (24/5/2019). Mulai Remaja asal Ranuyoso Dilukai Begal, hingga Calon Jemaah Haji & Umrah “Di-PHP” Agen Travel Abal-abal selama 7 Tahun:

  1. Ngabuburit, Remaja asal Ranuyoso Dilukai Begal
Korban begal saat ditangani di RSUD dr Haryoto Lumajang. (Foto : Humas Polres Lumajang)

Lumajang (wartabromo.com) – Seorang remaja asal Dusun Krajan, Desa Sumberpetung, Kecamatan Ranuyoso Lumajang nyaris kehilangan motor gara-gara begal. Tapi nahas, meski mampu pertahankan motor, ia harus menderita lantaran terkena sabetan senjata tajam milik pembegal hingga 6 kali pada tubuhnya.

Abdul Wafi (16) harus mengalami peristiwa keji saat ngabuburit di Jembatan Dusun Krajan 1 Desa Tegalrandu, Klakah. Sekitar pukul 17.30 WIB, ada 3 orang tak dikenal yang menghampirinya. Mereka kemudian menanyakan alamat seseorang kepada Wafi. Korban kemudian menjawab tidak tahu dan meminta 3 orang ini bertanya ke toko dekat lokasi. Simak Selengkapnya.

  1. 7 Tahun, Calon Jemaah Haji & Umrah di Kota Probolinggo “Di-PHP” Agen Travel Abal-abal
Baca Juga :   Nasrul, Ahli Plat Nomor Difabel Berperas Keringat Nafkahi Anak-istri
Calon jamaah haji dan umroh saat menunjukkan foto agen travel mereka yang memiliki mobil baru.

Probolingoo (wartabromo.com) – Sejumlah calon jemaah haji dan umrah berbondong-bondong mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Probolinggo Kota. Mereka kesal lantaran agen travel haji dan umrah naungannya, diduga melakukan penipuan.

Sebanyak 49 calon jamaah haji dan umrah ini sebelumnya mendapatkan tawaran menggiurkan berangkat ke tanah suci pada 2012. MDW, penyedia jasa dan travel ini menawarkan paket haji plus dengan harga cukup terjangkau yakni sebesar Rp 35 juta. Warga Kota Probolinggo itu pun tergiur dan mendaftarkan diri. Simak Selengkapnya.

  1. Selama Dua Dasawarsa, Hutan Gunung Arjuna Alami Kerusakan

 

Pasuruan (WartaBromo) – Deforestasi dan degradasi lahan di Iereng Gunung Arjuna kian mengkhawatirkan. Bahkan, krisis lingkungan ini terjadi terhitung sejak 20 tahun terakhir.

Baca Juga :   3 Hari Tak Ditangani, Batita Penderita DBD Meninggal di RSUD Purut

Hal itu terungkap dalam Diskusi Kelompok Terarah (FGD) dengan tema ”Keberlanjutan Sumber Daya Air Gunung Arjuna” oleh PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) bekerja sama dengan Yayasan Kaliandra Sejati, Kamis (23/5/2019). Simak Selengkapnya.

  1. Pemerintah Batasi Akses Sosmed, Ini Solusinya