Ribuan Warga Pasuruan-Probolinggo Kembali Dapat Jatah Jargas

3022
Sejumlah pekerja tengah beraktivitas lakukan penggalian untuk jaringan gas bumi di wilayah Pasuruan. (Foto: dokumen).

Pasuruan (WartaBromo) – Program pemasangan jaringan gas bumi (jargas) untuk rumah tangga di wilayah Pasuruan-Probolinggo kembali berlanjut. Tahun ini, Kementerian ESDM mengalokasikan delapan ribu kuota sambungan rumah tangga di kedua daerah tersebut.

Dari kuota itu, 4.000 sambungan untuk wilayah Pasuruan. Meliputi Kelurahan Pandaan, Kutorejo, Jogosari, Petungasri dan Desa Karangjati. Sedangkan 4.000 sambungan lainnya untuk wilayah Probolinggo dengan sasaran penerima di Desa Bayeman, Curah Dringu, Tongas Wetan, Lemah Kembar, Mentor dan juga Pesisir.

Dikutip dari laman Kementerian ESDM, sebagai pelaksana pekerjaan ini adalah KSO Pratiwi Putri Sulung-PT Dhamma Pundi Artha. “Sumber pasokan gas dari Husky CNOOC Madura, Ltd,” demikian bunyi berita yang tertuang dalam informasi publik Kementerian ESDM.

Penandatanganan kerjasama pembangunan jargas 2019 itu sendiri telah dilakukan pada 26 April lalu. Melibatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian ESDM dengan kontraktor pelaksana proyek. Dengan disaksikan Sesditjen Migas Iwan Prasetya Adhi, mewakili Dirjen Migas serta Direktur Perencanaan Pembangunan Infrastruktur, Alimuddin Baso.

Kesepakatan itu sekaligus menandai dimulainya proyek serupa untuk wilayah lain di 2019 ini. Di antaranya, Kota Depok dengan 6.230 sambungan; Kota Bekasi dengan 6.720 sambungan; Kabupaten Wajo dengan 2.000 sambungan; serta Kota Banggai sebanyak 4.000 sambungan.
Total nilai kontrak pembangunan jargas di enam wilayah ini mencapai Rp 244,6 miliar. Saat ini, kegiatan pembangun itu tengah berlangsung dan diharapkan tuntas pada 30 November mendatang.

Sesditjen Migas, Iwan Prasetya Adhi mengatakan, proyek jargas ini merupakan bagian dari RPJMN 2015-2019. Proyek ini sebagai upaya pemenuhan kebutuhan energi yang bersih, murah dan ramah lingkungan.

“Jargas juga menjadi salah satu proyek strategis nasional yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat, sesuai yang diatur Perpres No. 3 Tahun 2016 ,” kata Iwan dalam rilisnya.

Diketahui, Kementerian ESDM telah melangsungkan pembangunan jargas 2009-2018 dengan jumlah sambungan mencapai 352.852 sambungan rumah. Pada tahun lalu, Pasuruan-Probolinggo telah mendapat 11 ribu kuota sambungan. Bedanya, jika sebelumnya program ini hanya sampai pada sambungan kompor, kali ini juga memastikan hingga kompor menyala. (asd/asd)