PBNU Pastikan Idul Fitri Jatuh pada 5 Juni 2019

853
Pemberitahuan awal Syawal oleh PBNU.

Jakarta (WartaBromo) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan 1 Syawal 1440 H jatuh pada 5 Juni 2019. Ini setelah tim rukyat NU pada Senin (3/6/2019) sore ini tak berhasil melihat hilal.

Hal itu terungkap dalam edaran tertulis tentang ikhbar/pemberitahuan hasil rukyatulhilal untuk menentukan awal bulan Syawal 1440 H, tertanggal 29 Ramadan 1440 H/3 Juni 2019.

Pemberitahuan ini menyebar di grup perpesanan WhatsApp maupun lini masa media sosial lainnya.

PBNU menyebutkan, bila pihaknya telah melakukan rukyatulhilal (pantauan hilal) di berbagai titik wilayah Indonesia. Namun, sampai waktu yang ditetapkan, hilal tak terlihat sehingga PBNU menyerukan untuk menyempurnakan Ramadan selama 30 hari.

Atas dasar istikmal tersebut dan sesuai dengan dengan pendapat Al-Madzahibul Arba’ah, maka dengan ini Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengikhbarkan/memberitahukan bahwa awal bulan Syawal 1440 H jatuh pada hari Rabu tanggal 5 Juni 2019 M,” tulis pemberitahuan yang ditandatangani oleh KH Said Aqil Siroj tersebut.

Dilanjutkan kemudian, selain menyempurnakan ibadah Ramadan, umat Islam di Nusantara dapat berhari raya pada 5 Juni 2019.

Kami sampaikan selamat merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, dengan penuh sukacita. Mohon maaf lahir dan batin,” lanjut pemberitahuan ini.

Penetapan ini selaras dengan hasil ikhtiar rukyatulhilal Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, yang disebutkan gagal melihat hilal. Padahal melalui Lembaga Falakiyah, PWNU Jatim telah melakukan rukyatulhilal di 24 titik.

Kami Lembaga Falakiyah NU Jawa Timur melaporkan bahwa hasil kegiatan rukyatulhilal tersebut TIDAK BERHASIL MELIHAT HILAL karena Hilal tendah di bawah ufuk,” tulis PWNU Jatim. (ono/ono)