Diburu Polisi, Suroso Serahkan Diri

46939

Probolinggo (wartabromo.com) – Anggota Kepolisian Resor Probolinggo Kota tak perlu susah payah memburu Santoso (27), warga Dusun Kapasan, Desa Tongas Wetan, Kabupaten Probolinggo. Pasalnya yang bersangkutan menyerahkan diri pada Senin (10/6/2019) dinihari.

“Udah, Suroso-nya menyerahkan diri. Semalem, ya tadi jelang pagi. Ya dinihari. Tapi kalau yang Ayik sama Munir (sudah) ditangkap,” ujar Kapolres Probolinggo Kota, AKBP. Alfian Nurrizal secara singkat saat dihubungi wartabromo.com, melalui sambungan selularnya.

Sayang, Alfian tak menjelaskan secara detail jam berapa Suroso menyerahkan diri. Serta bersama siapa dia datang ke Mapolresta. Apa diantar keluarga, teman atau sendirian. “Maaf bro, saya lagi ada vidcon (video conference),” tambah pria blasteran Madura-Belanda ini.

Saat ini, Suroso ditahan di Mapolres Kota guna menjalani pemeriksaan secara intensif. Polisi tengah mendalami peran Suroso dalam kasus pembunuhan yang bermula dari aksi bleyer motor oleh pelaku itu. Sejauh mana keterlibatan Suroso dalam kasus berdarah di malam takbir Idul Fitri itu.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, polisi memburu Santoso, yang diduga juga turut serta dalam pembunuhan M. Fahrur Rozi (24), warga Dusun Krajan RT 14 RW 06 Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Selasa (4/6/2019) malam. Setelah sebelumnya, polisi mengamankan 2 pelaku bernama Munir (23) warga Tongas Wetan dan Ayik (23) warga Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas.

Lambatnya proses penangkapan Suroso (27), warga Dusun Kapasan, Desa Tongas Wetan, membuat ratusan warga kesal. Massa dari beberapa desa itu, kemudian merusak rumah Suroso pada Jumat (7/6/2019) malam. Mereka menuntut agar polisi segara menangkap Suroso. Serta memutasi 2 oknum anggota Polsek Tongas yang diduga melindungi Suroso. (saw/saw)