Nenek di Kota Probolinggo Kena Jambret saat Nyapu Jalan Depan Toko

3088

Probolinggo (wartabromo.com) – Aksi kriminalitas jalanan semakin marak terjadi di Kota Probolinggo. Kali ini, korbannya adalah nenek Aliyah (70), yang dijambret saat menyapu jalan di toko kelontong. Ia pun harus merelakan kalung emas seberat 26 gram berpindah tangan.

Sekitar pukul 07.00 WIB, warga jalan Abdul Hamid, RT3/RW1, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok ini menyapu jalan di depan tokonya. Aktivitas ini merupakan kegiatan rutin sehari-hari di sela berjualan aneka sembako. Tak ada firasat buruk dialaminya.

Tanpa disadari olehnya, dari arah utara muncul 2 pemuda pengendara motor yang berboncengan. Keduanya lantas memepet nenek Aliyah dan langsung menarik kalung emas yang dipakainya. Dalam sekejap, kalung seberat 26 gram itu berpindah tangan dan dibawa kabur pengendara Satria FU itu.

Terkejut dengan aksi jambret itu, nenek Aliyah berteriak minta tolong. Sementara pelaku kabur dan tancap gas ke arah selatan. “Sempat dikejar oleh kak Agus dan beberapa warga lainnya. Tapi tidak terkejar, pelaku sudah kabur,” kata Indah, anak ketiga korban, pada Senin siang.

Berdasar penuturan keluarga, kalung nenek Aliyah seberat 26 gram itu, dibeli pada 10 tahun lalu. Harganya masih murah, yakni Rp300 ribu per gramnya. “Emas itu dibeli ibu dari uang simpanan berjualan. Kalo dijual kembali, mungkin belasan juta rupiah,” tutur Indah.

Sejauh ini, pihak korban masih berencana akan melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian. Korban masih syok, atas kejadian yang baru saja dialaminya. (lai/saw)