Cara “Main” Portal Timbangan Pasir Terungkap, Bupati Lumajang Geleng-Geleng 

1494
Tangkapan layar sidak, video LumajangTV

Yosowilangun (Wartabromo.com) – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq kembali melakukan sidak (inspeksi mendadak) di timbangan pasir milik PT Mutiara Halim. Salah satu fakta terkuak, ternyata truk yang membawa pasir tidak pernah ditimbang.

Berkunjung ke timbangan pasir di Kecamatan Yosowilangun, Cak Thoriq melontarkan pertanyaan kepada penjaga portal hingga sopir truk.

“Ini (truk muatan pasir, red) gak ditimbang? Terus yaopo carane ngerti nek gak timbang?” tanya Cak Thoriq kepada salah seorang petugas.

Petugas dengan seragam biru dan merah milik PT Mutiara Halim pun mengungkap, jika selama ini tidak pernah menimbang muatan pasir.

“Gak, ini pakai rata-rata. Dari Mutiara Halim mintanya begitu,” ujarnya.

Cak Thoriq kemudian berkeliling menanyakan terkait fakta tersebut kepada sopir truk. Mereka pun mengaku, pasir yang dimuat tidak pernah ditimbang, dan hanya diminta membayar, berapapun tonasenya, dengan sistem kira-kira.

“Kalau lewat Tempeh pasti ditimbang. Kalau ambil dari Kaliungu atau Lumajang Kota nggak ditimbang, pakai rata-rata,” lanjut penjaga pasir tersebut.

Saat melewati timbangan pasir ini biasanya para sopir yang membawa truk kecil membayar Rp30 ribu, dengan keterangan tonase tertulis 6, tarifnya Rp5 ribu setiap tonnya. Lalu, untuk truk besar, maka jasa yang dibayarkan sebesar Rp150 ribu.

Belum ada keterangan resmi terkait hal ini. Namun, Cak Thoriq masih terus melakukan pemantauan terkait kasus ini. Apalagi, tiket PT Mutiara Halim sampai saat ini masih mengatasnamakan Pemkab Lumajang.(may/ono)