MUI Probolinggo Investigasi Ponco Suro, Pria Diduga Sudutkan Islam

3915

Probolinggo (wartabromo.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo menginvestigasi kegiatan pengajian yang dilakukan Ponco Suro atau Ormat. Sebab, ada dugaan terjadi penyimpangan dalam pengajaran agama Islam.

“Jadi informasi itu terus berkembang dan terus kami kumpulkan sekarang. Sebagai persiapan untuk rapat komisi fatwa. Karena ini terkait dengan ajaran. Ajaran apakah menyimpang, membahayakan atau bagaimana. Nah itu, yang harus diputuskan,” kaya Sekretaris MUI setempat, Yasin, Jumat (21/6/2019).

Rencananya Komisi Fatwa MUI akan melakukan rapat pada Senin (24/6/2019) mendatang. Rapat ini direncanakan dihadiri Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH. Munir Cholili. Sehingga sejak beberapa waktu lalu, MUI melakukan investigasi. Investigasi ini dilakukan untuk mendapatkan bukti-bukti kegiatan terkait Ponco Suro tersebut.

“Jadi beberapa data dari berbagai pihak, sebagian sudah kita miliki. Tidak perlu saya sampaikan data-data itu dari mana, tidak etis jika data itu disampaikan karena hal itu harus kita jaga. Yang jelas MUI pake data. Jadi segera MUI akan menggelar rapat untuk menyikapi ini,” terang Yasin.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, dalam beberapa hari terakhir, warga Probolinggo dihebohkan dengan postingan sebuah akun facebook bernama Ponco Suro. Sebab memuat postingan kontroversial yang dinilai menyudutkan agama Islam.

Postingan itu antara lain “Islam itu bukan ajaran, bukan ilmu, bukan pengetahuan, bukan hukum, juga bukan agama“. Postingan ini ditulis pada 26 April lalu dan dikomentari para netizen.

Kemudian ada postingan lainnya, yakni “Dengan dasar apa mengaku Alloh itu tuhanmu. Alloh tidak akan mengampuni dosamu kecuali kau yang mengampuni dosamu“. Serta “Carilah fakta kebenaran, dari apa yang kau anggap benar, termasuk tentang tuhanmu“.

Akun tersebut diketahui milik Ormat (47), warga Dusun Bringin, Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Pemilik akun telah membantah jika postingannya melecehkan agama Islam. (cho/saw)