KONI Kabupaten Pasuruan Targetkan Peringkat 7 Besar di Porprov VI Jatim

1684

Pasuruan (Wartabromo.com) – KONI Kabupaten Pasuruan optimistis menargetkan peringkat 7 besar dalam gelaran Porprov VI/2019 ini. Sebanyak 23 cabor yang diberangkatkan merupakan cabor pilihan dan sudah teruji pada Porprov sebelumnya.

Dalam Porprov 2015 di Banyuwangi, kontingen Kabupaten Pasuruan berhasil meraih peringkat 8 dari 38 Kota/Kabupaten di Jawa Timur. Saat itu, Kontingen Kabupaten Pasuruan meraih 15 emas, 13 perak dan 29 perunggu.

“Target kami realistis. Porprov yang lalu, kita berada pada peringkat 8. Nah, Porprov tahun ini, kita ingin naik satu strip saja. Cukup peringkat 7 Jawa Timur,” tegas H Moch Mulyadi, Ketum KONI Kabupaten Pasuruan didampingi sekretaris H Muriyat di kantor KONI, kemarin.

Mulyadi menambahkan, medali yang digadang-gadang pada Porprov tahun ini tidak berbeda jauh dari Porprov sebelumnya. Medali itu difokuskan pada beberapa cabor. Seperti selam, judo, karate, bulu tangkis. Lalu, ada panahan, kempo, pencak silat, aeromodeling. Kemudian, taekwondo, tenis meja, renang, catur, sepak bola dan bridge.

Selain cabor itu, KONI juga punya andalan dari cabor baru. Dua cabor baru itu adalah Petanque dan Muaytai. Petanque yang banyak diikuti atlet dari lembaga pendidikan Yadika Bangil ini juga pernah meraih juara nasional tingkat pelajar.

Dari raihan medali itu, KONI terus mengasah para atletnya untuk lebih semangat. Program pusat pelatihan cabang (Puslatcab) digelar sebanyak tiga kali. Kemudian, untuk pelatih juga diberikan materi pelatihan pelatih dan mental training. Bahkan, untuk mengetahui psikologi para atlet, pihak KONI mendatangkan pemateri dari dosen Unesa Surabaya untuk tes IQ.

“Semua persiapan, baik fisik, mental dan spiritual sudah kami siapkan. Tinggal ikhtiar dan doa kita bersama untuk kesuksesan kontingen Kabupaten Pasuruan,” imbuh Muriyat.

Baca: Kontingen Kabupaten Pasuruan Bakal Berangkatkan 351 Orang Dalam Ajang Porprov VI Jatim

Dengan meraih peringkat 7 besar, lanjut Muriyat, Kontingen Kabupaten Pasuruan minimal bisa bersaing dengan kontingen papan atas Jawa Timur. Target ini dianggap Muriyat realistis. Karena, melihat komposisi kontingen dari cabor kontingen besar yang diturunkan oleh Surabaya, Gresik, Malang dan yang lain.

“Tahun 2015 lalu, kita kalah dari Banyuwangi. Faktornya mungkin waktu itu Banyuwangi jadi tuan rumah. Sekarang, tuan rumahnya di Gresik, Tuban, Lamongan dan Bojonegoro. Jadi, peluang untuk menyodok ke peringkat 7, saya rasa realistis,” tegasnya. (day/may)