Kisah Prahara Rumah Tangga di Balik Penggerebekan Guru Paud yang Selingkuh dengan Kasi Sarpras Paud

5932
Rumah kos di Pondok Sejati Indah, Kota Pasuruan, lokasi penggerebekan kedua pasangan luar nikah, Kasi Sarpras Paud dengan Guru Paud.

Pasuruan (wartabromo.com) – Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan Anak Usia Dini (Kasi Sarpras Paud) Kota Pasuruan, tertangkap basah berduaan dengan perempuan, guru Paud di sebuah kamar kos. Mereka tepergok suami sang guru Paud, yang menyadari ada perselingkuhan.

Suami guru Paud, Budi Permono, beberapa saat setelah menggerebek WS, istrinya bersama dengan RA, di dalam kamar kos Pondok Sejati Indah Kota Pasuruan, Jumat (5/7/2019) siang tadi, membuka cerita prahara rumah tangganya.

Budi Permono, yang juga guru dengan status honorer di SMPN 1 Kraton, Kabupaten Pasuruan tersebut, menjelaskan ikhwal terungkapnya jalinan terlarang keduanya itu, bermula dari sebaris nama kontak “My Lovely” pada aplikasi perpesanan Telegram milik istrinya.

Lambat laun terungkap, My Lovely yang tertulis di handphone istri yang telah mengaruniai dua anak kepadanya itu, adalah RA, sang pegawai negeri yang bertugas di Dinas Pendidikan Kota Pasuruan.

Sebaris nama itu seakan-akan menjadi petaka, lantaran kerap menjadi sebab kegelisahannya. Semenjak itu, terhitung sejak Agustus 2018, WS sering pulang sore, malah dalam beberapa kesempatan selalu pulang larut malam.

“Bulan September 2018 tanpa alasan yang jelas istri saya minta cerai dan pada Maret 2019 kami pisah ranjang,” ucap Budi, mengungkap awal pecah rumah tangganya.

Keputusan pisah ranjang dalam satu rumah itupun berlanjut pada keinginan Bunda Paud ini untuk diizinkan pulang ke rumah orang tuanya, di Jalan Jawa Gang II Kota Pasuruan. Permintaan pulang ke orang tua itu terjadi pada Mei 2019.

Entah hal apa yang melatari WS keukeuh pulang ke rumah orang tuanya. Yang jelas, dikatakan oleh Budi, pada hari raya Idul Fitri kemarin, ia mendapati foto mesra istrinya bersama RA, sang Kasi Sarpras Paud itu. Foto dua orang selingkuhan ini tergambar berada di dalam sebuah mobil sedan.

Bak detektif, Budi mencoba menelisik. Ia manfaatkan beragam bukti, mulai.dari aplikasi perpesanan Telegram, berikut email sang istri. Budi pun beberapa kali berhasil melacak keberadaan WS, istrinya.

“Saya bisa melacak melalui¬† HP. Karena dulu yang membuatkan email adalah saya sendiri,” terang Budi.

Baca: Berduaan dengan Guru Paud di Kamar Kos, Kasi Sarpras Paud Kota Pasuruan Digerebek

Puncaknya, pada Jumat siang tadi. Tatkala Budi memergoki istrinya berdua dengan pria selingkuhan. Tak ambil pusing, Budi meminta bantuan ke aparatur penegak hukum dan aparatur pemerintahan, untuk bersama-sama menuntaskan prahara rumah tangganya.

Dan terbukti. Pada mediasi penyelesaian pasca penggerebekan, yang dilakukan di Mapolsek Purworejo Kota Pasuruan, keduanya memantapkan diri putuskan perceraian, selain bersepakat tidak ada proses hukum. (ono/ono)