Api yang Bakar 7 Toko Pasar Winongan Telah Padam, Listrik Korslet Disebut-sebut jadi Penyebabnya

1165

Winongan (wartabromo.com) – Sebanyak 7 toko dalam Pasar Winongan, Kabupaten Pasuruan dipastikan ludes terbakar api. Korsleting listrik, disebut-sebut pemicu terjadinya kebakaran, yang terjadi pada Jumat (5/7/2019) malam itu.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) masih berada di lokasi pasar tradisional ini, meski aktivitas mereka, terlihat sudah tak lagi seperti sebelumnya. Beberapa petugas Damkar, sedikit luruskan kaki, seakan ingin sekadar melepas penat.

Namun, di sekitar areal terbakar, beberapa warga juga masih berkerumun, mencoba melihat dari dekat, puing bangunan toko/kios yang luluh lantak dimakan api.

Kepala Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Pasuruan, Ruspandi memastikan api sudah benar-benar dapat dipadamkan, setelah sekian lama berjuang.

Dikatakannya, ada tiga unit mobil Damkar -dua unit dari Pemkab Pasuruan dan satu unit dari Pemkot Pasuruan- telah diterjunkan, sehingga api yang menghanguskan 7 toko tersebut dapat segera dijinakkan.

Ruspandi kemudian mengungkapkan, bila amukan si jago merah ini, dimungkinkan terjadi akibat korsleting listrik. Hanya saja, laporan resmi sepertinya belum diterima, karena menurutnya, perkara tersebut sepenuhnya wewenang pihak kepolisian.

“Kata warga, korsleting listrik,” ucap Ruspandi.

Dari serangkaian penuturan warga itu terungkap, bila sebelumnya terlihat percikan api, berlanjut munculnya asap membumbung.

“Mereka (warga) ada di luar pasar. Tahu-tahu muncul kobaran api, dengan asap yang banyak, di antara area kios yang terbakar,” imbuhnya.

Baca: Tiga Mobil Damkar plus Truk Tangki Penyuplai Dikerahkan Padamkan Api di Pasar Winongan

Sementara itu, sampai sejauh ini belum ada laporan adanya korban dalam peristiwa kebakaran ini. Namun, dari pihak pasar, kerugian material yang diakibatkan dari amukan api ini diperkirakan mencapai Rp1 miliar. (ono/ono)