Tak Ucapkan Selamat, Gus Irsyad Ajak Istighfar pada 333 Pejabat yang Dilantik Hari ini

755

Pasuruan (WartaBromo.com) – Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf melantik 333 pejabat, di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (10/07/2019). Peningkatan kinerja menjadi satu harapan utama pada perombakan jabatan kepala dinas hingga kepala Puskesmas kali ini.

“Mutasi adalah hal yang sangat wajar. Saya tidak akan mengucapkan selamat, tapi marilah kita beristighfar bersama, saling introspeksi satu sama lain,” tandas Irsyad.

Pernyataan dalam sambutan acara pelantikan itu bukan tanpa alasan. Bagi Irsyad, mutasi pejabat merupakan bentuk penyegaran dalam upaya memberikan motivasi dan semangat meningkatkan kinerja OPD yang dipimpinnya.

Selain itu, pergeseran pejabat merupakan kebijakan reformasi birokrasi, dan diyakinkan kali ini arahnya positif, yakni peningkatan kinerja dalam tanggung jawab pelayanan. Penegasan pesan disampaikan Gus Irsyad –panggilan karibnya– pada perbaikan kinerja, yang kemudian disebutnya tanpa harus ada embel-embel atau stereotip OPD “basah” atau “kering”.

Diketahui, sebanyak 10 jabatan pimpinan tinggi pratama, 87 pejabat administrator, serta 236 pengawas dan fungsional, hingga Kepala UPT Puskesmas, dirombak. Sebanyak 333, keseluruhan pejabat itupun telah dilakukan pelantikan.

Khusus untuk 10 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II), beberapa nama pejabat mengisi jabatan baru.

Di antaranya Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) yang diamanahkan kepada Ihwan. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Dinas Pertanian, merangkap jabatan Kepala Bappeda dengan status Pelaksana tugas (Plt).

Sedangkan posisi Kepala Dinas Pertanian dipercayakan kepada Yetty Purwaningsih yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KB dan PP).

Baca: Berikut Sejumlah Jabatan Lowong di Pemkab Pasuruan, Ada yang Mau?

Hanya saja, secara definitif, sejumlah kursi pembantu Bupati masih saja belum terisi, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT); Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kekosongan juga tercatat pada Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satpol PP, dan Direktur RSUD Bangil. (ono/ono)