Tim Wushu Probolinggo Gagal Penuhi Target

297

Lamongan (wartabromo.com) – Cabang olahraga (Cabor) Wushu gagal memenuhi target 2 medali emas yang dicanangkan dalam Porprov VI Jawa Timur. Cabor seni bela diri ini, hanya mampu meraih 2 medali perunggu.

Dua atlet yang digadang-gadang meraih emas, yakni Zainur Rahman Ali dan Novita Dwi Darmayanti dari 2 nomor Sanda yang berbeda, gagal. Keduanya tak mampu melangkah ke babak final.

Pada laga semi final yang digelar di GOR Kemantren, Paciran Lamongan pada Selasa (9/7), Zainur yang turun di nomor Sanda 48 kilogram harus mengakui keunggulan Abi atlet Wushu asal Kediri. Sedangkan Novita atlet kelas 56 kilogram, kalah KO Andini, atlet Wushu asal Surabaya.

Terkait kegagalan mempersembahkan medali emas, Ketua Wushu Indonesia (WI) Kabupaten Probolinggo Eko Sumedi mengakuinya dengan gentleman. Meski demikian capaian tersebut cukup disyukuri pihaknya. Eko mengatakan pada Porprov kali ini kekuatan atlet wushu dari daerah lain nyaris merata.

“Pada Porprov kali ini banyak atlet wushu pendatang baru yang pada ajang kejurprov lalu sengaja disimpan. Sehingga atlet kami yang masih yang jam terbangnya masih kurang, sedikit kesulitan menghadapi mereka. Utamanya sejak pada babak perdelapan final lalu,” ungkap Eko.

Ungkapan yang sama juga dilontarkan dua pelatih wushu Kabupaten Probolinggo, Aspianto dan Fadhol. Mereka kompak menyebut kekalahan atlet asuhannya itu, karena faktor kurang beruntung. Dikatakan, seluruh atlet sudah berupaya maksimal dan berjuang sekuat tenaga. Namun hasil akhirnya memang masih di luar ekspektasi.

Baca: Tampilkan Performa Prestisius, Tim Selam Pasuruan Borong 8 Medali di Laga Perdana

“Secara garis besar, sudah ada peningkatan prestasi jika dibandingkan dengan Porprov ke-5 di Banyuwangi lalu. Waktu itu kita hanya mampu menyumbang 1 medali, dan sekarang kita bisa tambah 2 medali,” terang Aspianto yang diamini oleh Fadlol. (saw/saw)