Kisah Guru Honorer, Tinggal di Toilet Sekolah Setelah Rumah Roboh

675
Nining, Guru Honorer asal Pandeglang. Foto : Detik

Pandeglang (Wartabromo.com) – Seorang guru honorer baru-baru ini dibicarakan oleh warganet. Pasalnya, Ia terpaksa tinggal di toilet sekolah karena tidak memiliki rumah.

Nining Suryani (44) Guru Honorer di SDN Karyabuana 3, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang Banten ini sudah 2 tahun tinggal di toilet sekolah. Ini lantaran rumah yang dihuninya roboh karena lapuk.

“Bekas WC jadi tempat masak, kalau tidur di samping WC ada ruangan dibangun bantuan dari Kepala Sekolah,” ujarnya dikutip dari Kompas.

Tinggal di toilet ini bukan tanpa alasan. Nining yang sehari-harinya menjadi pengajar di SDN Karyabuana ini tidak mampu membangun rumah atau sekedar mengontrak. Upah sebagai guru hanya RP 350 ribu. Sementara suaminya Ebi Suhaebi (46) pekerja serabutan dan juga harus membiayai 2 anaknya.

“Gaji saya sebagai guru hanya Rp 350 ribu, cair tiga bulan sekali,” lanjutnya.

Tak muluk-muluk, Nining hanya berharap bisa memiliki rumah yang layak untuk tinggal. Namun keinginan ini tak segera terwujud karena uang tak terkumpul. Meski telah 15 tahun mengabdi sebagai guru, Nining belum bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Gajinya pun tak kunjung naik. Nining pun akhirnya membuka warung jajanan anak di rumah toilet ini untuk menambah pundi-pundi.

“Kalau enggak diangkat juga enggak apa-apa, setidaknya ada kebijakan dari pemerintah berapa kenaikan per bulan. Mau kecil mau besar saya ikhlas terima,” pungkasnya. (may/ono)