Aneh! Sebuah Jeriken Meledak saat Dibelah, Pekerja Rongsokan asal Pasrepan Terluka

1365
Lembar plastik, pecahan jeriken yang meledak di tempat pengumpulan barang bekas milik Gunawan, warga Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/8/2019). Insert: korban saat mendapat perawatan. Foto: istimewa

Pasrepan (wartabromo.com) – Ledakan misterius lagi-lagi terjadi di tempat rongsokan. Kali ini, sebuah jeriken milik juragan rongsokan di wilayah Kecamatan Pasrepan, meledak hingga melukai seorang pekerja.

Dari catatan polisi, peristiwa ledakan itu terjadi sekitar pukul 11.45 WIB, Kamis (1/8/2019), pada sebuah tempat pengumpulan barang bekas milik Gunawan Kesumo, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Peristiwa tersebut dialami oleh pekerja rongsokan, Mahmuji (45), tercatat berasal dari Desa Rejosalam, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Ledakan misterius ini sempat diketahui oleh dua perempuan yang waktu itu berada tak jauh dari lokasi tempat rongsokan. Kepanikan, saat itu sempat terlihat sampai kemudian ramai-ramai korban ditolong untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Pasrepan, AKP Cahyo Widodo mengatakan, ledakan terjadi tanpa diduga-duga. Mahmuji yang cukup lama bekerja sebagai tukang rongsokan ini, saat itu bekerja mengumpulkan dan membersihkan barang bekas.

Nah, tiba ketika sebuah jeriken kosong dipegangnya. Seperti biasa yang dilakukan sebelumnya, jeriken itu coba dibelah, menjadi beberapa bagian.

“Dengan menggunakan semacam parang, korban mecok jeriken,” kata Cahyo.

Tapi, petaka datang. Jeriken diperkirakan berukuran 20 liter itu meledak dan mengakibatkan kaki dan tangan bagian kiri Mahmuji terluka.

Polisi pun telah melakukan identifikasi dan pemeriksaan di gudang rongsokan itu. Hanya saja, telaah soal penyebab ledakan sampai sejauh ini belum didapatkan. Dipastikan tak ada bau mesiu atau bahan kimia lain yang bisa memicu terjadinya ledakan. Sisa-sisa ledakan bom ikan (bondet) pun tak didapati.

“Tak ada bekas bondet atau bau kimia. Tapi dari keterangan kami dapatkan, kalau kondisi jeriken saat itu tertutup. Bisa jadi itu,” imbuhnya, menjawab kemungkinan penyebab ledakan.

Jeriken yang didapat sang juragan rongsokan itu diketahui berasal dari wilayah Pandaan. Pecahan plastik jeriken, saat ini juga masih diamankannya.

“Untuk seluruh pengobatan, kebetulan juragannya sudah menanggung,” pungkasnya.

Kasus ledakan misterius ini, pernah terjadi pada sebuah gudang rongsokan di wilayah Kedopok, Kota Probolinggo pada 10 Juli 2019 lalu. Ledakan tak diketahui penyebabnya itu juga mengakibatkan seorang pekerja terluka.

(Info ledakan pada gudang rongsokan Kedopok, bisa klik di sini)

Sampai kini Kepolisian Resor Probolinggo Kota, masih menunggu hasil Tim Labfor Jatim untuk mendapatkan penjelasan terkait sumber atau pemicu terjadinya ledakan di gudang rongsokan Kedopok. (ono/ono)