Sambut Kemerdekaan, Warga Probolinggo Kibarkan Bendera Raksasa di Tebing Kali Pedati

666

Probolinggo (wartabromo.com) – Sambut HUT Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, warga Kabupaten Probolinggo mengibarkan bendera merah putih di tebing Kali Pedati, Desa Kalianan, Kecamatan Krucil. Helatan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan FPTI ini, juga sebagai ajang promosi wisata alam.

Bersama masyarakat Desa Kalianan, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfo) dan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Probolinggo, menginisiasi pengibaran bendera merah putih di tebing Kali Pedati. Dengan khidmat, mereka melaksanakan upacara bendera untuk menyambut Kemerdekaan Indonesia. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Wakil Bupati Probolinggo HA. Timbul Prihanjoko.

Pengibaran di tebing Pegunungan Argopuro itu, dilakukan oleh 4 orang. Mereka Azriel El Miski (13), siswa MTS ZAHA Genggong, Jackey Wicaksono (FPTI), Bambang Purnomo dan Ari (Pokdarwis Desa Kalianan). Ketinggian tebing 74 meter sebagai patokan dipilih menyesuaikan dengan HUT Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia.

Pengibaran di ketinggian 1.200 mdpl ini, membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Mengingat kondisi tebing sangat ekstrem, meski mereka sudah melakukan persiapan sebelumnya. Bendera merah putih dengan ukuran 10×5 meter pun terbentang di tebing dengan gagahnya.

“Ini untuk menyambut kemerdekaan Indonesia. Kalau kesulitannya adalah tebing yang terlalu vertikal dan ngehang. Ya bergelantung lama selama 30 menit. Bangga mengibarkan bendera merah putih di sana,” kata Azriel El Miski, salah satu pengibar bendera yang masih berusia remaja.

Selain di tebing, Pemkab Probolinggo dan warga di lokasi Air Terjun Kalipedati juga membentangkan bendera Merah Putih dengan ukuran 20×6 meter. Tak hanya itu, sejumlah acara tambahan juga dilaksanakan. Seperti minum air nira pohon aren hasil sadapan warga sekitar. Juga persembahan tarian kreasi tentang Dewi Rengganis, salah satu legenda masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Wakil Bupati Probolinggo HA. Timbul Prihanjoko menyebutkan, pengibaran bendera Merah Putih Raksasa di tebing Kali Pedati merupakan langkah Pemkab Probolinggo untuk mengenalkan destinasi wisata lain, sebagai alternatif wisata selain Gunung Bromo yang sudah terkenal.

“Dari awal sudah diorbitkan, kalau Kabupaten Probolinggo ini adalah Endleas Probolinggo. Artinya apa? kalau di Kabupaten Probolinggo ini, selalu banyak yang baru dan itu hanya adanya di Kabupaten Probolinggo ini ya tiada akhir. Ini juga untuk menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata wakil bupati dua periode ini.

Diharapkan eksplorasi potensi sumber daya alam ini, wisata di Kabupaten Probolinggo semakin dikenal di dunia nasional dan internasional. Berdampak pada meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Probolinggo. (saw/**)