Pesan Kebangsaan pada Hari Kemerdekaan ke-74 RI di Pasuruan

834
Penghormatan bendera merah putih dalam upacara Detik-detik Proklamasi di Alun-alun Bangil Kabupaten Pasuruan, Sabtu (17/8/2019).

Bangil (WartaBromo.com) – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, juga diperingati oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan menggelar Upacara Bendera, di Alun-alun Bangil, Sabtu (17/08/2019). Pesan kebangsaan coba disampaikan di antaranya untuk menjunjung norma dan menjaga adat ketimuran.

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menegaskan pesan kepada warga untuk tetap memberikan penghormatan kepada jasa pahlawan yang telah memberikan kemerdekaan Indonesia. Semangat kemandirian patut juga dikedepankan dengan meningkatkan kemampuan dan penguasaan teknologi.

Petugas Paskibraka saat pengibaran Bendera Merah Putih dalam upacara Detik-detik Proklamasi di Alun-alun Bangil, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (17/8/2019).

“Jangan sampai kalah dengan orang luar negeri dalam hal apapun. Teknologi harus kita kuasai, tapi jangan sampai kita melupakan dari mana kita berasal,” pesan Irsyad, Sabtu (17/8/2019).

Tidak melupakan keberadaan diri sebagai warga negara Indonesia, dimaknai salah satunya dengan selalu menjaga tata krama sebagaimana adat ketimuran, selain tetap menjunjung tinggi rasa persatuan.

Kemerdekaan RI menurutnya telah diperjuangkan para pahlawan dengan segala pengorbanannya. Itulah, serangkaian perayaan kemerdekaan mengusung tema “SDM Unggul, Indonesia Maju” kali ini, menurutnya dilakukan dengan khidmat. Mulai dari sarasehan kebangsaan, Renungan Suci, Tabur Bunga, hingga upacara detik-detik Proklamasi pagi tadi.

“Kemerdekaan kita rayakan untuk mengingatkan perjuangan para pahlawan yang telah memberikan kemerdekaan. Makanya kita laksanakan secara khidmat,” ucap Irsyad.

Di sisi lain, Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo memberikan dukungan terhadap ajakan dan harapan pemerintah, seperti yang diucap Gus Irsyad.

Disebut menjadi bagian penting dalam pembangunan, ia memastikan polisi akan selalu memberikan rasa aman dan nyaman, mengayomi masyarakat. Pihaknya bakal terus mengungkap kasus kejahatan, meski ia menyadari, upaya preventif sepatutnya lebih menjadi perioritas.

“Seiring ancangan pemerintah membangun SDM. Personel kepolisian juga perlu bersiap. Ke depan upaya pencegahan (menekan tindak kejahatan) akan kami lakukan,” kata Rizal. (ono/ono)