Dandim-Kapolres Probolinggo Sebut Identitas Penyerang Polsek Wonokromo Warga Probolinggo Hoaks

1444

Probolinggo (wartabromo.com) – Identitas penyerang anggota Polsek Wonokromo merupakan warga Kabupaten Probolinggo adalah hoaks. Dari data SIAK, pelaku diketahui bernama Imam Musthofa, warga Kabupaten Sumenep, Pulau Madura.

Informasi identitas penyerang Mapolsek, yang disebut bohong itu diungkap langsung, dengan kalimat cukup tegas oleh Dandim dan Kapolres Probolinggo.

“Itu hoaks. Tapi saya tidak berkompeten untuk menjelaskannya. Silahkan ke polisi. Maaf ya…,” kata Dandim 0820 Probolinggo Letkol. Imam Wibowo, saat dikonfirmasi terkait informasi yang beredar di media sosial, Minggu (18/8/2019).

Penegasan yang sama juga dilontarkan oleh Kapolres Probolinggo AKBP. Edwwi Kurniyanto saat dikonfirmasi secara terpisah. “Hoaks, kami pastikan itu. Anggota sudah lakukan penyelidikan. Itu sudah pasti,” ungkap mantan Kabag Ops Polrestabes Surabaya ini.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, beredar pesan berantai di media sosial bahwa penyerang ini disebut-sebut merupakan warga Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo. Penyerang 2 anggota Polsek Wonokromo itu bernama Andi Pribadi (25). Ia berasal dari Dusun Palasan RT/RW 015/005, Kelurahan Paras.

Namun berdasarkan data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), pria itu diketahui bernama Imam Musthofa. Lahir di Kabupaten Sumenep pada 15 Juli 1988. Dengan alamat lengkap Dusun Karang Jati RT 1 RW 4, Desa Talaga, Kecamatan Ganding. Saat ini, Imam tinggal di sebuah rumah kost bersama istri dan 2 anak di jalan Sidosermo Surabaya. Imam berjualan jajanan sempol dan istrinya berjualan makaroni.

Saat penyerangan pada Sabtu (17/8/2019), pria ini mulanya berpura-pura akan melapor ke Polsek Wonokromo. Namun tiba-tiba melakukan pembacokan terhadap Aiptu Agus Sumartono, petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan anggota piket reskrim, Briptu Febian.

“Sekitar pukul 16.45 WIB pelaku masuk ke mako polsek diterima SPKT. Kemudian ditanya keperluannya oleh anggota SPKT, kemudian pelaku langsung melakukan pembacokan dengan menggunakan clurit dan mengenai bagian tubuh anggota SPKT,” penggalan laporan kepolisian. (saw/saw)