Panjat Tiang Benahi Tali Bendera, Siswa asal Dringu Diganjar Sepeda

1414

Probolinggo (wartabromo.com) – Tali pengerek bendera macet saat upacara penurunan bendera hari kemerdekaan RI di halaman kantor Camat Dringu, Kabupaten Probolinggo, 17 agustus 2019 kemarin. Dua siswa kemudian nekat memanjat tiang untuk membenahi, hingga aksinya mendapatkan apresiasi dan penghargaan.

Perhatian di antaranya ditunjukkan oleh Puput Tantriana Sari, Bupati Probolinggo, dengan mendatangi dan memberikannya hadiah berupa sepeda angin kepada kedua siswa pemanjat tiang bendera, di Kantor Camat Dringu, Minggu (18/8/2019).

Cerita sukses membenahi tali pengerek bendera itu dilakukan oleh siswa bernama Yuda Rizky (17). Itu setelah aksi putra pasangan Busen (45) dan Sutri (43), warga Desa Taman Sari, Kecamatan Dringu tersebut juga terekam sejumlah kamera handphone yang kemudian tersebar di media sosial.

Terungkap kemudian, sebelumnya seorang siswa SDN Kali Salam 1 bernama M. Firman Aditya Pradana (12) sempat mencoba memanjat tiang bendera. Namun, upaya putra pasangan Iwan Siswanto (36) dan Suhartini (36) itu dicegah. Waktu itu angin cukup kencang, sehingga Firman diminta untuk tak melanjutkannya.

Sikap berani kedua siswa tersebut mendapat pujian. Tantri menilai hal itu patut menjadi contoh pada siswa lainnya, sebagai bentuk rasa kepedulian sekaligus sikap membela bangsa dan Negara.

“Di zaman seperti sekarang ini para pemuda cenderung tidak peduli dan cuek terhadap lingkungan sekitar. Namun Rizky dan Aditya membuktikan bahwa masih ada pemuda yang peduli terhadap lingkungan, bangsa dan Negara,” tutur Tantri.

Sementara Yudha Rizky memberikan pengakuannya. Ia mengungkapkan, sempat terkejut melihat bendera yang sudah siap turun tersebut terlepas dari talinya.

“Saya tidak ada maksud apa-apa, yang ada di pikiran saya saat itu, bagaimana supaya bendera itu tidak sampai jatuh dan upacara tetap berjalan dengan lancar,” kata Rizky. (fng/ono)