Suhat-Pangsud Ditutup Total Saat TdI Berlangsung

2527
Tour de Indonesia. Foto : Solo Merdeka

Probolinggo (wartabromo.com) – Jalan Soerkarno-Hatta (Suhat) dan Panglima Sudirman (Pangsud) di Kota Probolinggo akan ditutup total selama perhelatan Tour de Indonesia (TdI) pada Rabu (21/8/2019). Pihak kepolisian pun menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi kendaraan yang sudah terlanjur masuk jalur.

Dalam etape ke 3 pada Rabu besok, wilayah Probolinggo akan dilewati 90 pebalap sepeda dari 26 Negara dari rute Kota Batu menuju Kabupaten Jember. Untuk itu, kepolisian sudah menyiapkan jalur pengalihan dan kantong parkir bagi kendaraan. Selama gelaran yang akan dihelat sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

“Untuk daerah barat yakni Tongas, kami menyiapkan kantong parkir di rest area Tongas. Sementara untuk jalur alternatifnya yakni jalan kecil yang ada di sisi selatan jalan nasional ini,” kata Kabag Ops Polresta Probolinggo, AKP. Hermawan Tjahjono, Selasa (20/8/2019).

Sementara untuk Jalan Soerkarno-Hatta (Suhat), Panglima Sudirman (Pangsud) dan KH. Hasan Genggong di Kota Probolinggo akan disterilkan dari pengguna jalan. Hingga di pertigaan Jorongan, Kecamatan Leces. Semua pertigaan dan perempatan di jalur tersebut akan ditutup total dan dijaga oleh aparat.

“Yang dari arah timur, kami masukkan dulu ke jalur lintas utara sebelum perempatan Randu Pangger,” ungkap Hermawan.

Untuk pengamanan di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, pihaknya menurut Hermawan, telah menyiagakan 240 anggota. Jumlah itu tidak termasuk dari TNI dan Satpol PP.

“Semua fungsi kami libatkan. Untuk itu, kami sarankan bagi masyarakat untuk menunda keberangkatan selama kegiatan berlangsung, agar tidak terjebak kemacetan,” terang mantan Kasatsabhara Polres Probolinggo Kota ini.

Untuk wilayah hukum Polres Probolinggo, pengamanan akan dimulai dari pertigaan Jorongan hingga Malasan yang berbatasan dengan Kabupaten Lumajang. Polres Probolinggo tidak melakukan penutupan total arus lalu lintas. Namun, mereka menyiapkan jalur alternatif bagi kendaraan kecil atau pribadi yang terlanjur masuk ke ruas Probolinggo-Lumajang.

“Kami tidak menutup total jalur, karena sudah dilakukan sejak masuk wilayah hukum Polres Probolinggo Kota dan di Kabupaten Lumajang. Namun, bagi kendaraan kecil yang sudah terlanjur masuk, akan kami pinggirkan sebelum rombongan pembalap lewat. Saran kami, saat kegiatan diharapkan warga untuk tidak melintas dulu,” kata KBO Satlantas Polres Probolinggo, IPTU. Agus Supriyanto. (cho/saw)