Bursa Inovasi Desa Kabupaten Pasuruan Tahun 2019, jadi Ajang Pembuktian Kreasi

1393

Pasuruan (wartabromo.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan gelar Bursa Inovasi Desa (BID) tahun 2019. Event ini dimaksudkan juga sebagai ajang pembuktian meningkatkan kreativitas desa, dengan harapan tercapai kesejahteraan masyarakat.

Secara resmi, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, membuka bursa yang diselenggarakan di salah satu kluster, Bangil Kota Bordir (Bangkodir), Rabu (28/8/2019).

Menurut Bupati 2 periode ini, Bursa Inovasi Desa merupakan program unggulan Kemendes, menuju desa yang sejahtera, maslahat, dan berdaya saing.

“Setiap desa kami ajak untuk bersaing satu sama lain,” tutur pria yang akrab disapa Gus Irsyad itu dalam sambutannya.

Ia kemudian memberi penekanan, persaingan sepatutnya dilakukan secara sehat dengan menunjukkan potensi, keunggulan desa. Ujung dari ajakan ini tentu pada terbentuknya masyarakat sejahtera.

Adanya bursa yang digelar di Sentra Produk Unggulan Kabupaten Pasuruan itu bertujuan untuk menggeliatkan Tim Inovasi Desa dalam memaksimalkan inovasi masing-masing desa.

Hal lain adalah satu bentuk dukungan kepada desa dalam keefektifan penyusunan penggunaan Dana Desa (DD).

Dari beberapa hal tersebut, keberadaan Pemerintah Desa sebenarnya menjadi sentral, karena diamanati untuk mengakomodir setiap inovasi dalam APBDes dan RPJMDes.

“Jangan takut salah, jangan takut banyak yang gak suka, karena itu adalah risiko yang akan dihadapi. Insya Allah kalau kita niatnya baik demi memajukan desa kita, semuanya akan berjalan lancar,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, pelaksanaan BID Kabupaten Pasuruan digelar di 7 titik berbeda yang menampilkan menu-menu inovasi baik lokal maupun nasional.

Menu bursa itu, terbagi atas 3 bidang, yakni Infrastruktur, Sumber Daya Manusia, dan Kewirausahaan. Masing-masing desa nantinya harus mengisi kartu komitmen sesuai potensi dan kebutuhan berdasarkan menu bursa yang telah disediakan. (bel/**)