Hiu Paus Masuk Intake PLTU Paiton

2956
Hiu paus saat berada di perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan. (Foto untuk ilustrasi)

Probolinggo (wartabromo.com) – Seekor hiu paus (whaleshark) dilaporkan masuk ke intake kanal PLTU Paiton Kabupaten Probolinggo. Beruntung hiu bisa dihalau dan tidak mengganggu aktivitas produksi listrik.

Peristiwa itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo, Dedy Isfandi. Masuknya hiu paus yang diperkirakan masih remaja itu terjadi pada Kamis (29/8/2019) siang.

“Kami dilaporkan oleh pihak PLTU. Kemudian kami tindaklanjuti dan dilaporkan ke kementerian,” ujarnya Senin (2/9/2019).

Adanya laporan itu, kata Dedy, membuat pihaknya lantas menurunkan tim untuk memantau. Petugas mengamati intake kanal yang digunakan oleh tiga perusahaan pembangkit listrik di PLTU Paiton.

Selama 3 hari atau 3×24 jam, pemantauan ternyata tidak ditemukan lagi ada hiu paus yang masuk ke intake kanal.

Di area objek vital nasional ini terdapat 7 intake dalam kanal. Memiliki risiko yang besar dengan kecepatan arus 12,6 km/jam per 1 intake. Kapasitas sedot air juga sangat besar dan berada di lokasi aliran listrik ekstra tinggi. Merupakan aliran buang arus pendingin turbin dengan rancangan satu arah.

“Seekor saja, tidak berkelompok mungkin tersasar dari koloninya. Selama 3 hari pengamatan tidak ada lagi atau kembali ke intake kanal. Termasuk hingga Senin pagi ini, belum ada laporan hiu paus merapat ke intake kanal,” lanjut pria kelahiran Jakarta ini.

Dedy menduga hiu paus remaja ini, masuk dari perairan laut utara Selat Madura melalui bawah screen atau filter jejaring mulut kanal.

Screen ini terbuat dari stainless berlapis karet anti karat, dipasang sepanjang satu kilometer guna menghadang benda dan hewan laut masuk kanal.

“Kami meminta pihak PLTU Paiton untuk memperbaiki screen yang ada,” tandasnya.

Perairan Selat Madura di utara Kabupaten Probolinggo memang sering kedatangan hiu paus antara September hingga Januari. Hewan pemakan plankton ini, hilir mudik di perairan Probolinggo.

Kerapkali keberadaannya, menjadi tontonan masyarakat sebagai destinasi wisata, utamanya di Pantai Duta Paiton dan Pantai Bentar Gending.

Peristiwa masuknya hiu paus ke intake kanal PLTU Paiton bukanlah yang pertama kali. Dari catatan wartabromo.com pada 31 Januari 2015, ada yang terperangkap.

Kemudian pada 10 Februari, hiu paus dengan panjang sekitar 6 meter dan memiliki berat 6 ton, ditemukan mati dengan luka-luka. Kematian itu diduga akibat gesekan dengan screen intake, karena tubuhnya tertambat di bagian hilir intake kanal. (saw/saw)