Ini Motif Pemuda Serang Mapolsek Krejengan

961

Probolinggo (wartabromo.com) – Mohamad Sukardi(29) warga Dusun Jawaan, Desa Kedung Caluk, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, melakukan penyerangan ke Mapolsek Krejengan. Saat itu, ia tidak sadar karena pengaruh minuman keras.

“Saya mau mabuk. Saya ndak mau nyerang Polsek. Mau nanya apa saya mau dilaporkan oleh anak sana. Saya kan punya masalah dengan anak Rangkang,” kata Mohamad Sukardi saat ditanya oleh penyidik Satreskrim Polres Probolinggo, Jumat siang (6/9/2019).

Motif itu dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP. Riyanto dan menyangkal penyerangan itu berkaitan dengan kelompok radikal.

“Kondisi saat itu dalam pengaruh minuman alkohol dan pil. Tidak terkait dengan radikalisme seperti kasus di Wonokromo Surabaya,” ungkapnya.

Dalam penyelidikan polisi, Mohamad Sukardi ternyata juga pernah dipenjara selama 8 bulan. Tersangka pernah terlibat perkara anirat (aniaya pemberatan) pada tahun 2014 dan telah divonis 8 bulan di PN Kraksaan.

“Betul dia pernah masuk penjara dalam kasus anirat,” kata mantan Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota ini.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, anggota piket Polsek Krejengan diserang dengan celurit oleh Mohamad Sukardi pada Kamis (5/9/2019). Saat itu, mengendarai motor Honda GL Max warna ungu bleyer-bleyer gas.

Di dalam pos penjagaan, Mohamad Sukardi marah-marah sambil menggebrak-gebrak meja. Ia kemudian hendak mencabut celurit yang terselip dipinggang, meski kemudian dilumpuhkan oleh petugas. (cho/saw)