Ni’matul Yatim Beji Santuni 26 Anak Yatim dan Fakir Miskin

446

Beji (Wartabromo.com) – Kegiatan 10 Muharram identik dengan kepedulian umat muslim kepada anak yatim dan fakir miskin. Hal ini pula yang sudah rutin dilakukan pengurus Ni’matul Yatim Desa Beji Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan.┬áHampir setiap tahun, mereka menyantuni anak yatim dan fakir miskin.

Seperti terlihat pada kegiatan Ni’matul Yatim tadi malam (9/9/2019). Sebanyak 26 anak yatim dan fakir miskin bisa bergembira. Mereka naik panggung bersama mendapatkan santunan, bingkisan dari para donatur dan masyarakat penyumbang dana.

Keterangan foto dari atas ke bawah
PEDULI YATIM: Peringatan 10 Muharram yang diadakan Pengurus Nikmatul Yatim Beji Kabupaten Pasuruan.
1. Santunan terhadap 26 anak yatim dan fakir miskin.
2. KETUA PENGURUS: Tejo Purnomo, ST
3. Dihibur oleh Jamiyah Selawat.
4. (Dari kanan depan) Kepala Desa Beji, Syarifudin, Kasun Ketiron Syafi’i dan ustad Yahmad
5. Mauidlotul Hasanah disampaikan KH. Huzair Syafi’i dari Jabon Sidoarjo

“Alhamdulillah. Puji syukur kepada Allah SWT, karena kita tetap peduli dan perhatian kepada anak-anak yatim dan para duafa sampai saat ini dan sampai seterusnya,” ujar Tejo Purnomo ST, ketua pengurus Ni’matul Yatim dalam sambutannya.

Tejo juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur tetap dan tidak tetap yang telah menyumbangkan rezekinya. Utamanya kepada CV. Rizky Maju Makmur Sejahtera (RMS) Gempol pimpinan H. Rokmawan.

“Terima kasih buat RMS dan seluruh donatur lainnya yang telah membantu terlaksananya acara ini. Semoga amal baik bapak/ibu semua dibalas Allah dengan balasan berlipat ganda. Aamiin,” tegasnya.

Amalam 10 Muharram 1441 H ini digelar di depan kantor Ni’matul Yatim Beji. Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Beji, Syarifudin, Kasun Ketiron Syafi’i, penasehat ustaz Yahmad, dan mbah Wadi, serta ratusan jemaah. Mereka juga terlihat khusuk mendengarkan tausiah dari KH Huzair Syafi’i dari Jabon Sidarjo.

“Monggo kita ingat lagi dengan surat Alma’un. Siapa orang yang mendustakan agama. Salah satunya adalah mereka yang tidak memperhatikan anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin. Maka dari itu, acara malam ini adalah bentuk refleksi untuk peduli kepada anak yatim dan fakir miskin,” tegas Kiai Huzair.

Selain diberi santunan, para anak yatim dan fakir miskin ini juga disuguni hiburan selawat dan lontaran kembang api. Saat istirahat, ratusan kembang api menghiasi langit diatas kantor Ni’matul Yatim.

“Saya sangat senang bisa hadir di sini. Terima kasih untuk semua dermawan,” ujar beberapa anak yatim tadi malam. (day/**).