Viral Driver Ojol Cerita Istri Sakit, Ternyata Modus Baru Tipu-tipu

4395

Lumajang (WartaBromo.com) – Sebuah utas curhatan driver ojek online mengenai istrinya yang sakit viral di dunia maya. Namun ternyata, cerita driver ojek online itu hanya tipuan semata.

Utas ini pertama kali ditulis oleh akun @kirekswasta. Ia menceritakan pengalaman naik ojol pada 10 September 2019 lalu. Driver ojol yang diketahui bernama Hamdan tiba-tiba menangis saat mengantar @kirekswasta.

“Terus dia cerita, istrinya 2 hari lalu operasi di sebuah rumah sakit di Bekasi, padahal dia orang Depok. Operasinya lancar, terus dia harus nebus resep obat jalan. Operasinya gratis karena pake kartu sehat, obatnya bayar,” ujarnya.

Hendra mengaku jika harus bekerja seharian untuk mendapatkan uang tambahan biaya RS, yakni sekitar Rp 600 ribu dari biaya Rp 1,4 juta. Pengguna ojol akhirnya merasa iba dengan cerita sang sopir ini. Pada akhir perjalanan, @kirekswasta memberikan tambahan bonus kepada Hendra.

Twit driver ojol ini akhirnya menarik perhatian warga net. Mereka mengaku kasian dengan perjuangan Hendra. Namun ternyata dibalik setiap komentar, ada salah satu warganet dengan akun @yukeeofn yang membuka cerita ini.

Cerita mengenai Hendra ternyata juga pernah dialami oleh Yuk-sapaan akrabnya. Ia mengaku juga pernah dicurhati oleh driver yang fotonya sama persis dengan Hendra. Namun kejadiannya sudah bulan Juli lalu.

Yuk yang saat itu tak membawa uang cash, memilih hanya memberikan tip dalam bentuk e-money gojek. Namun tak lama kemudian, Hendra menghubungi Yuk dan meminta tambahan uang via transfer. Yuk pun bersedia karena kasihan dengan Hendra.

Keesokan harinya Hendra memberi kabar kepada Yuk bahwa istrinya telah meninggal. Perempuan ini akhirnya mengucapkan bela sungkawa kepada sang driver.

“Puncaknya tadi siang gue shock banget baca thread yang lagi viral itu bahkan yang ngeretweet udah 9ribu orang. Dan disitu account yang buat thread cerita yang sama persis. Gue mikir, istrinya ada berapa? Sebulan yang lalu udah meninggal masa’ idup lagi terus sakit lagi,” ujarnya.

Pihak Gojek kemudian mencari keberadaan Hendra. Sopir penipu ini akhirnya tertangkap dan akun miliknya disuspend.

“Oknum pelaku diberi sanksi tegas sesuai SOP kami karena penipuan merupakan jenis pelanggaran yang kami tidak tolerir,” ungkap Senior Manager Corporate Affairs Gojek, Alvita Chen dikutip dari detik.

Cerita ini kemudian dijadikan pelajaran untuk warganet supaya lebih berhati-hati. Termasuk tidak mudah percaya kepada orang lain. (may/ono)