Warga Ambal Ambil Blokade Jalan Rusak

608

Kejayan (wartabromo.com) – Warga Desa Ambal Ambil, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan blokade jalan, akses menuju areal tambang pasir berbatu (sirtu), Minggu (15/9/2019). Sikap protes ini dilakukan, lantaran jalan rusak di desa ini tak juga mendapat perhatian.

Aksi dilakukan warga dengan menempatkan batu, bambu, hingga gelondongan kayu di tengah jalan. Sejumlah tulisan bernada kekecewaan juga dipasang warga.

Mereka mengaku kesal, karena kerusakan jalan yang terjadi selama hampir sepuluh tahun ini, tak kunjung mendapat perhatian.

Belum lagi aktivitas truk yang melintas di jalan yang sudah tak beraspal ini, membuat debu berhamburan.
Menurut warga, debu akibat truk tambang sirtu itu sudah sangat menggangu, terutama bagi kesehatan.

Aduan ke pemerintah, terutama pihak desa-, hingga upaya komunikasi dengan pihak tambang, diungkapkan sudah tak terhitung. Hanya saja pemerintah seperti tutup mata, malah pihak pengelola tambang sirtu terkesan kian leluasa.

“Warga sudah resah kerusakan jalan. Tak digubris. Makanya kami tutup,” ujar Abdurrohan dengan nada kecewa.

Rohan memperkirakan, setidaknya sepanjang dua kilometer, jalanan desa itu berlubang dan bergelombang. Kerusakan, ditegaskannya lebih disebabkan adanya lalu lalang truk yang melintas setiap hari hingga ratusan kali.

Sejumlah warga menambahkan, bila tambang sirtu yang beraktivitas di Desa Ambal Ambil diperkirakan tak memiliki izin.

Karena itulah, warga meminta kepada Pemerintah Daerah maupun aparatur penegak hukum untuk segera menutup tambang liar di Desa Ambal Ambil. (ono/ono)