Hindari Ini Jika Ingin Sukses Bagi Pebisnis Pemula

890

Pasuruan (wartabromo.com) – Belakangan ini, banyak sekali yang memilih membuka usaha sendiri daripada bekerja ikut orang. Namun tak jarang, pebisnis pemula akhirnya mengalami kegagalan dan langsung menyerah dikarenakan kurangnya kemampuan pengelolaan bisnis dengan baik.

Nah, supaya bisa terwujud, pebisnis harus mampu mengatur waktu. Sebab, 24 jam sehari dirasa tidak akan cukup untuk mengerjakan kegiatan sehari-hari ditambah mengurus usaha. Maka dari itu, dalam berbisnis memerlukan strategi matang, serta keseriusan dalam prosesnya agar bisa meraih keberhasilan.

Semakin berkembang bisnis, semakin menguntungkan pula pundi-pundi rupiah, tentunya. Dikutip dari viva, ada beberapa hal yang perlu dihindari bagi pebisnis pemula agar usahanya berkembang.

1. Perencanaan Keuangan Tidak Terstruktur

Perencanaan keuangan merupakan hal mutlak yang harus disiapkan secara matang. Pasalnya, perencanaan yang keliru, akan memicu masalah dalam bisnis yang sedang dibangun. Diantaranya, pemasukan yang lebih kecil dibandingkan pengeluaran. Tak jarang, dana modal harus dikeluarkan untuk kebutuhan lain.

Jadi, perputaran bisnis akan berjalan ketika pemasukan, pengeluaran, dan pengelolaan operasional bisnis berada pada kondisi seimbang.

2. Tidak Menyediakan Dana Cadangan

Ketika berbisnis, tentu tak luput dari risiko kendala yang muncul tiba-tiba. Maka dari itu, dana simpanan sangat diperlukan. Ini dilakukan agar tak kelabakan ketika ada masalah keuangan mendesak.

Menggunakan dana cadangan, akan membuat bisnis bisa bertahan dan berjalan normal tanpa takut pengeluaran membengkak.

3. Strategi yang Tidak Tepat

Ya, saat akan memulai bisnin, dibutuhkan strategi matang. Pastikan seluruh keputusan yang akan diambil dalam progres bisnis adalah yang terbaik.

Jika diperlukan, buat juga plan B untuk jaga-jaga ketika ternyata keputusan yang diambil tak sesuai rencana. Kondisi bisnis yang stabil, pengelolaan finansial yang baik, serta mampu mengambil keputusan bisnis secara hati-hati, berhutang dan perencanaan upaya pelunasan, tentu tidak akan menjadi masalah yang berarti.

4. Kesalahan pada Matrik

Satu lagi yang menyebabkan pebisnis pemula gagal, yakni terlalu fokus pada pengaturan harga produk dan prediksi keuntungan. Padahal, pemasukan kotor dan bersih, serta arus keuangan juga perlu perhatian. Itu akan membuat laju bisnis menjadi lancar.

Gambaran jelas terkait sirkulasi keuangan dalam bisnis, dapat dilihat pembukuan matrik yang tepat. Pembukuan yang benar akan menampilkan secara jelas alur keluar masuk keuangan hingga progres perkembangan bisnis yang sedang berjalan.

Jika matrik tak jelas, tidak akan diketahui secara rinci bagaimana kondisi bisnis. Akibatnya, akan kesulitan mencari akar penyebab dan cara penyelesaiannya. Maka dari itu, sirkulasi keuangan perlu ditata agar laju bisnis terlihat dengan jelas.

5. Tidak Bertindak Sesuai Realita

Memiliki ambisi dalam berbisnis memang diperlukan agar tetap semangat dalam proses pengembangan. Sayangnya, bertindak hanya dengan dilandasi ambisi tanpa memikirkan realita bisnis, justru bisa memicu masalah.

Lebih buruk lagi, ambisi yang terlalu besar membuat pelaku bisnis terburu-buru tanpa memikirkan kondisi bisnis saat ini. Alhasil, bisnis berjalan kurang baik.

Sederhananya, dalam berbisnis harus tetap memperhatikan realita kondisi usaha yang sedang berjalan. (bel/may)