Jangan Meremehkan, Infeksi Jamur Juga Bisa Serang Paru-paru

482

Pasuruan (wartabromo.com) – Infeksi jamur kerap dianggap hanya berkaitan dengan masalah kulit. Padahal, jamur juga bisa menginfeksi organ tubuh lain, seperti paru-paru.

“Infeksi jamur juga bisa kena paru, saluran napas, bahkan darah. Meski jarang, ini harus jadi perhatian karena angka kematiannya tinggi,” ungkap dr Anna Rozaliyani, Spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dinukil dari detikcom.

Berdasar data, angka kematian akibat infeksi jamur bisa mencapai 40-100 persen. Prosentase itu diperoleh dari 300 juta lebih orang yang terinfeksi jamur paru. Tingginya angka kematian akibat jamur paru ini disebut-sebut karena terlambatnya diagnosis.

Keterlambatan diagnosis ini biasanya memang karena banyak yang tidak mengetahui jamur juga dapat menyerang paru. Padahal, jamur bisa ditemukan di segala tempat. Mulai dari tanah, debu, bahkan ruangan sekalipun.

Sehingga peluang untuk mengkontaminasi tubuh, lebih besar. Terlebih, ketika daya tahan tubuh menurun. Jamur dapat dengan mudah masuk ke paru-paru.

Diungkap kemudian, ada beberapa orang yang memiliki faktor risiko tinggi terserang infeksi jamur paru. Bisa dari karena kebiasaan merokok, memiliki riwayat penyakit paru obstruktif kronik, gagal ginjal, HIV atau yang pernah menderita tuberkulosis (TB).

Biasanya, infeksi jamur paru berbarengan dengan TB dan menjadi indikasi awal TB. Namun, tak menutup kemungkinan, setelah dilakukan pemeriksaan, TB tak ditemukan. Pasien ternyata terkena infeksi jamur paru.

Hal ini lantaran ciri-ciri terkena infeksi jamur paru hampir sama dengan TB. Seperti

  • Batuk terus-terusan, dengan disertai dahak.
  • Demam.
  • Berkeringat.
  • Menggigil.
  • Susah bernapas.
  • Dada sakit.
  • Nafsu makan menurun.
  • Detak jantung terasa cepat.

Jika bolo warmo memiliki gejala seperti itu, maka lebih baik segera melakukan pemeriksaan ke dokter. (bel/may)