Salah Kaprah Tentang Cuci Tangan

329

Pasuruan (WartaBromo.com) – Sejak 2008 silam, PBB menetapkan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS) jatuh pada 15 Oktober. Peringatan ini untuk mengkampanyekan satu langkah kecil memulai hidup sehat.

Meski begitu, masih banyak orang yang salah kaprah ketika mencuci tangan. Nah, berikut adalah 5 kesalahan yang masih dilakukan ketika cuci tangan:

1. Tidak menggunakan sabun

Banyak yang berpendapat, tangan yang hanya dibilas dengan air, mampu menyingkirkan kuman. Padahal itu keliru.

Dikutip dari hellosehat.com, seorang profesor penyakit menular di Florida International University, Dr. Aileen Marty, menyebutkan, sabun diperlukan untuk cuci tangan. Pasalnya, sabun terbuat dari ramuan kimia untuk membasmi kuman, virus atau bakteri yang bersarang di tangan.

2. Menggunakan sabun batang

Meski dianjurkan mencuci tangan menggunakan sabun, bukan sembarang sabun ya!

Mayoritas, orang-orang cuci tangan menggunakan sabun batang. Padahal, sabun batang menjadi tempat persembunyian kuman. Selain itu, sabun batang juga rentan terkontaminasi kuman penyakit.

Maka dari itu, sabun cair lebih diutamakan. Ketika tidak ada sabun cair, hand sanitizer bisa menjadi alternatif. Tapi tetap saja, alangkah baiknya bila dibilas dengan sahun cair dan air mengalir.

3. Tidak mengeringkan tangan

Nah, setelah mencuci tangan menggunakan sabun, pastikan mengeringkan tangan. Sebab, membiarkan tangan dalam keadaan basah, bukanlah pilihan tepat. Itu lantaran, mikroba dari benda yang tersentuh tangan yang masih basah, mudah berpindah dan menempel.

4. Menggunakan pengering tangan

Bagi yang sering berkunjung ke mall, hotel, gedung atau tempat besar lainnya pasti tak asing dengan pengering tangan otomatis. Ya, pengering tangan otomatis memang praktis.

Faktanya, pengering tangan otomatis malah memicu tumbuhnya bakteri ketimbang menggunakan tisu. Sebuah studi yang dilakukan tahun 2012 menunjukkan, mengeringkan tangan menggunakan tisu justru dapat mengurangi kuman dibandingkan pengering.

Namun, jika memang harus menggunakan pengering, usahakan mempertahankan posisi selama 30 sampai 45 detik sampai tangan benar-benar dalam keadaan kering. Sejatinya, kondisi tangan yang masih lembab yang menyebabkan tangan mudah terkontaminasi kuman.

5. Mencuci tangan terlalu sebentar

Penelitian Michigan State University menemukan, sekitar 95% orang enggan membilas tangan dalam waktu yang lama. Padahal, untuk memastikan tangan sudah bersih, hanya membutuhkan waktu 20 hingga 30 detik.

Selama waktu itu pastikan tidak melewatkan 6 langkah mencuci tangan yang benar. Dimulai dengan menggosok telapak tangan, punggung tangan, sela jari, bagian dalam jari, membersihkan ibu jari dan terakhir kuku.

Bagaimana, sudahkan bolo mencuci tangan dengan baik dan benar? (bel/may)