Pembaca Bantu Sprayer untuk Padamkan Api di Arjuno

493
BERJIBAKU: Relawan berupaya memadamkan api dengan menggunakan spayer dari donatur.

Pasuruan (WartaBromo.com)- Inisiasi WartaBromo.com, untuk menggalang bantuan guna proses pemadaman api di Gunung Arjuno-Ringgit mulai direspons sejumlah pihak. Sejumlah peralatan dikirimkan untuk membantu para relawan memadamkan kebakaran hutan yang telah berlangsung sepekan lebih.

Tak hanya pembaca lokal Pasuruan. Pembaca asal Surabaya yang ikut prihatin atas kebakaran yang melahap habis sebagian hutan di Arjuno, Ringgit, Welirang, dan jajaran gunung lainnya itu ikut mengirimkan alat perlengkapan.

Beberapa perlengkapan yang dikirimkan diantaranya tangki semprot (sprayer) dan juga masker N95. Total ada 9 spayer yang dikirimkan donatur melalui WartaBromo guna diserahkan kepada Yayasan Satu Daun, salah satu kelompok relawan pemadam kebakaran Arjuno.

Diono Yusuf, ketua Yayasan Satu Daun mengatakan, peralatan tersebut cukup efektif membantu proses pemadaman. Alat-alat tersebut dipakai untuk melokalisir agar api tidak makin menyebar.

“Sangat efektif. Untuk membasahi savana agar tidak sampai terbakar, membasahi parit yang dibuat untuk melokalisir kebakaran bahkan untuk memadamkan api yang membakar rumput-rumput kering,” katanya sesaat setelah turun dari Gunung Ringgit.

Baca Juga : Api di Arjuno-Ringgit Meluas, Relawan Kewalahan

Karena itu, Dion -sapaannya- menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi membantu proses pemadaman.

Sejak dibuka Minggu (13/10/2019) lalu, penggalangan donasi atas kebakaran Arjuno-Ringgit oleh WartaBromo mendapat respons dari sejumlah pihak. Diantaranya, WeDo Community, meminjamkan tiga properti tangki spayer miliknya.

Donasi kembali datang pada Senin (14/10/2019). Kali ini dari CV. Grace Jaya, Tunggul Wulung Pandaan yang memberikan 4 spayer. Selain itu, ada juga dua tangki lain bantuan dari pembaca WartaBromo lainnya. Masing-masing sebanyak 1 unit. Serta satu boks masker anti asap.

Dion mengatakan, beberapa tangki yang didonasikan akan tetap terpakai kendatipun kebakaran telah usai. “Tetap bisa dimanfaatkan. Terutama, untuk penyemprotan hama atau penyiraman saat proses reboisasi nanti. Kebetulan, tiap tahun kami ada program penanaman di daerah atas,” terang Dion. (asd/asd)