Tersangka Bisnis Piramida Bertambah, Satu dari Malaysia

814

Lumajang (WartaBromo.com) – Tim Cobra Polres Lumajang kembali menetapkan tersangka dalam kasus bisnis piramida QNet. Satu tersangka merupakan Warga Negara Asing (WNA).

Ada 2 tersangka baru hasil penyelidikan Tim Cobra. Ia yakni Stevenson Charles; Direktur Utama PT QN International Indonesia yang merupakan WN Malaysia. Lalu Ganang Rindarko, Manajer Operasional PT QN International Indonesia.

Dari 14 tersangka tersebut hanya 1 tersangka yang sudah ditahan Polres Lumajang. Tersangka tersebut yakni Mohamad Karyadi; Direktur PT Amoeba.

“Saya berharap kepada ke tiga belas orang yang belum kami tangkap, agar segera menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat atau ke Mapolres Lumajang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” jelas AKBP Arsal Sahban, Kapolres Lumajang.

Tim Cobra akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Bahkan anggota keluarga tersangka bisa saja terseret jika terbukti mengantongi aliran dana bisnis illegal ini.

Berikut nama-nama tersangka bisnis piramida PT Amoeba-QNet :

  1. Gita Hartanto alias Tobing (49) sebagai Direktur PT Amoeba
  2. Tri Hartono (49) sebagai Direktur PT Amoeba
  3. Deni Hartoyo (39) sebagai Direktur PT Amoeba
  4. Muh Ansori (49) sebagai Direktur PT Amoeba
  5. Ahmad Junaidi (44) sebagai Direktur PT Amoeba
  6. Kristian Ali Nafa (38) sebagai Direktur PT Amoeba
  7. Edhy Yusuf (47) sebagai Direktur PT Amoeba
  8. Mohamad Karyadi (48) sebagai Direktur PT Amoeba (tertangkap)
  9. Suyanto (40) sebagai Direktur PT Wira Muda Mandiri
  10. Stevenson Charles (WN Malaysia) sebagai Direktur Utama PT QN International Indonesia
  11. T.A Ganang Rindarko (52) sebagai Komisaris sekaligus merangkap sebagai manajer Operasional PT QN International Indonesia
  12. Tommy alias Santokh alias Singh Bail (60) sebagai Direktur PT QN International Indonesia
  13. Ina Herawati Rachman (43) sebagai Direktur PT QN International Indonesia
  14. Hendra Nilam (65) sebagai Direktur PT QN International Indonesia (may/ono)