Dewan Temukan Kejanggalan, Rehab Gedung SDN Gentong Banyak Tambal Sulam

1542

Pasuruan (WartaBromo.com) – Atap gedung SDN Gentong Kota Pasuruan ambruk hingga hilangkan dua nyawa. Dewan ungkit kejanggalan hingga dugaan kesalahan pada kontruksinya.

Soal kontruksi bangunan itu mengemuka dalam hearing anggota DPRD Kota Pasuruan dengan pihak Pemkot, Kamis (7/11/2018).

Anggota dewan, Junaedi mengungkapkan keheranan, karena terdapat kejanggalan kontruksi gedung. Penilaian itu diucapkan, setelah ia melihat langsung kondisi bangunan yang atapnya ambruk.

“Ada kesalahan kontruksi. Kalau konsultannya sama, dengan kontruksi yang sama seharusnya roboh semua,” ujar Junaedi.

Untuk menguji kejanggalan dan dugaan salah kontruksi itu, ia kemudian meminta dokumen pelaksanaan, seperti RAB pada saat gedung itu dibangun.

Hal itu sepertinya sebagai cara Junaedi untuk dapat menelusuri, bila saja terdapat tambal sulam (perbaikan) terhadap gedung yang terbagi dalam empat kelas itu.

“Tidak ada kolom dan slug yang baru. Dari sisi pengerjaan galvalum. Ada kemungkinan lebar kuda-kuda tidak sesuai. Seharusnya ada garansi 15 tahun. Ada, apa ndak itu,” lanjutnya.

Berkenaan dengan dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis bangunan itu, ia juga meminta dewan (badan anggaran) membuat rekomendasi terkait apa yang sudah dicatatkan untuk segera dilaksanakan pihak Pemkot.

Diketahui, atap empat ruang kelas SD Negeri Gentong, Kota Pasuruan ambruk pada Selasa pagi (5/11/2019). Peristiwa ini menyebabkan belasan siswa luka-luka dan dua korban meninggal. Korban meninggal yakni satu siswi kelas 2 dan seorang guru pengganti. (ono/ono)