IDI Soroti Pengobatan Ningsih Tinampi, hingga Geng Motor Serang Warung | Koran Online 4 Des

7905

Beragam peristiwa kami sajikan pada 3 Desember 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Rabu (4/12/2019). Mulai IDI Soroti Pengobatan Ningsih Tinampi, hingga Geng Motor Serang Warung:

  1. Brutal, Geng Motor Serang Warung di Kota Probolinggo

Probolinggo (wartabromo.com) – Sebuah warung kopi (Warkop) dan sepeda motor di Kota Probolinggo dirusak geng motor. Warga pun resah dan meminta polisi menangkap pelaku.

Warkop yang dirusak itu adalah milik Siti Khalifah (52), berlokasi di Jalan Panglima Sudirman Kota Probolinggo. Menurut pemilik Warkop, pengrusakan itu terjadi pada Minggu dinihari, 01 Desember 2019. Simak Selengkapnya.

  1. Warga Perumahan Green Eleven Demo Pengembang

Beji (WartaBromo.com) – Warga perumahan Green Eleven Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan menggelar unjuk rasa, Selasa (03/12/2019). Mereka menuntut pihak pengembang untuk segera membangun fasilitas umum.

Warga menuntut fasisilitas umum berupa masjid dan tembok pengaman di sekeliling perumahan dibangun. Terlebih, permintaan yang sudah pernah disampaikan sejak lima tahun silam itu tak jelas jluntrungannya. Simak Selengkapnya.

  1. Mau Berobat di Ningsih Tinampi? Daftar Sekarang Ditangani Tahun 2021

Pandaan (wartabromo.com) – Pengobatan Alternatif oleh Ningsih Tinampih di Dusun Lebaksari, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan diminati banyak orang. Setidaknya sudah 23 ribu pasien menunggu giliran pengobatan hingga tahun 2021.

Imam Larsono, Asisten Ningsih Tinampi menjelaskan, ada dua jalur untuk mendaftar di pengobatan Tinampi. Jalur tersebut yakni regular dan khusus. Simak Selengkapnya.

  1. IDI Soroti Praktik Penyembuhan Ningsih Tinampi
Ketua IDI Kabupaten Pasuruan, dr Sujarwo saat diwawancarai WartaBromo, Senin (2/12/2019).

Pandaan (WartaBromo.com) – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) soroti praktik pengobatan alternatif Ningsih Tinampi. IDI temukan, beberapa pasien yang bisa ditamgani secara medis, justru “dijebak” dengan penyembuhan ala Tinampi.

IDI menyayangkan masyarakat yang cenderung memasrahkan hal-hal medis kepada Ningsih. Padahal “wilayah” Ningsih ialah hal-hal non medis. Simak Selengkapnya.

  1. Mengenal Arizky Perdhana Kusuma, Difabel yang Tempuh 52 Km per Hari untuk Mengajar

WAKTU menunjukkan pukul 04.00 WIB, ketika Arizky Perdhana Kusuma bangun dari tidur lelapnya. Ia pun bersiap-siap ke kamar mandi untuk membasuh diri, yang dilanjut Salat Subuh. Setelah itu, ia menyiapkan diri untuk berangkat ke SLB Dharma Asih Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Menggunakan jasa ojek online, ia berangkat dari kediamannya di Gang I Jalan Gubernur Suryo Kelurahan/Kecamatan Kenigaran, Kota Probolinggo. Simak Selengkapnya.