Manajer Persekabpas Anggap Wasit Lucu dan Mengecewakan saat Pimpin Laga Lawan PSID

10206
Manajer Persekabpas Suryono Pane saat temui Sakeramania di Stadion Pogar, Bangil. Foto: dokumen

Bangil (WartaBromo.com) – Persekabpas ditahan imbang PSID Jombang 1-1 pada pertandingan leg kedua di Stadion Merdeka, Jombang, Selasa (3/12/2019). Manajer Persekabpas Suryono Pane mengaku kecewa atas kepemimpinan wasit.

Sejumlah keputusan wasit saat pertandingan laga tandang kemarin oleh Pane dianggap kontroversi.

Diakuinya, skuat The Lassak yang bermain tanpa suporter kemarin menjalani pertandingan cukup panas di Jombang.

“Jadi kemarin itu sepak bola campur gulat. Sepertinya pemain lawan punya skill karate juga,” ujar Pane.

Kartu merah dan kartu kuning bolak-balik keluar dari saku wasit. Satu pemain PSID dan pelatih PSID diusir ke luar lapangan.

Sementara dari pihak Persekabpas, dua pemain belakang tangguh The Lassak, Dede dan Ali, diganjar kartu merah. Pertandingan juga sempat terhenti selama lebih dari 10 menit di babak pertama.

“Pemain belakang Persekabpas diganjar kartu merah saat kami dalam posisi menyerang. Kan lucu,” ujarnya saat dihubungi wartabromo.com.

Insiden itu dikatakan mengganggu. Buktinya, pertandingan pada babak pertama itu hanya berlangsung selama 35 menit.

Pane mengaku pihaknya sudah melayangkan nota protes kepada PSSI sebagai tanda keberatan atas keputusan-keputusan yang diberikan wasit. Dan musim depan Persekabpas akan kembali dari awal yakni ke Liga 3 Regional Jawa Timur.

Persekabpas ditahan imbang PSID Jombang dengan skot 1-1 pada leg kedua di Stadion Merdeka, Jombang. Hasil itu membuat asa Persekabpas dapat melaju ke Liga 2 terhenti.

Persekabpas kalah dalam produktivitas gol tandang, setelah pada leg pertama, Persekabpas ditahan imbang 2-2 oleh PSiD di stadion Pogar. (tof/ono)