Tak Hadiri Mediasi, PC Ansor Bangil Sepakat Polisikan Pengedit Gambar Gus Muwafiq

8065

Pasuruan (WartaBromo.com) – PC Ansor Bangil sepakat untuk mempolisikan Yunus bin Sholeh. Itu setelah yang bersangkutan tidak hadir saat diundang mediasi di Mapolres Pasuruan terkait aksinya mengunggah foto yang mendiskreditkan tokoh NU, Gus Muwafiq.

“Tadi malam kami sempat meminta klarifikasi, tapi tidak ada hasil. Hari ini kami undang untuk mediasi di Mapolres, juga tidak berkenan hadir,” kata Saad Muafi, ketua PC Ansor Bangil.

Saad menilai, respons yang ditunjukkan Yunus menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak memilili itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. “Ya, kami putuskan untuk melaporkan ke polisi,” kata Saad di Mapolres Bangil.

Jumat besok, laporan akan disampaikan secara resmi ke polisi. Lengkap dengan barang bukti yang dimiliki. “Sebenarnya kami masih menginginkan ini bisa selesai baik-baik. Tapi yang bersangkutan tidak ada itikad baik,” jelasnya.

Seperti diketahui, unggahan foto Yunus di platform media sosial membuat komunitas PC Ansor Bangil berang. Pasalnya, unggahan tersebut dinilai mendiskreditkan tokoh muda NU, Gus Muwafiq.

Pada unggahan tersebut, Yunus mengedit wajah Gus Muwafik seperti (maaf) babi. Menyusul aksinya itu, pihak Ansor sejatinya sempat mendatangi Yunus pada Rabu (4/12/2019) malam lalu guna meminta klarfikasi. Namun, tanpa hasil.

Dan pada Kamis (5/12/2019) upaya kedua dilakukan dengan melibatkan Kapolres Pasuruan AKBP. Rofiq Ripto sebagai mediator di Mapolres. Tetapi, yang bersangkutan juga tidak hadir.

Hingga warta ini ditulis, AKBP Rofiq Ripto Himawan masih belum dapat ditemui untuk meminta konfirmasi. (trn/asd)