Harapkan Atlet Didikan SMANOR

923
LOMPAT JAUH: Salah satu peserta seleksi POPDA Cabor atletik lompat jauh saat beraksi di lapangan SMPN 1 Bangil.
Dua Petenis Meja SD/MI Lolos Seleksi

Pasuruan (Wartabromo.com) – Cabang olahraga atletik memerlukan perhatian khusus. Saat seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang digelar 10-13 Desember lalu, panitia seleksi memberikan catatan khusus. Catatan itu salah satunya karena limit waktu yang diraih peserta terbaik, belum begitu menggembirakan.

Misalnya di Cabor atletik lari. Koordinator seleksi, Imam Atho`illah menyatakan perlu suntikan atlet lari yang didik di SMANOR Sidoarjo. Kebetulan di sana ada tiga atlet lari yang digadang-gadang bisa memperkuat amunisi tim pelajar asal Kabupaten Pasuruan.

SPRINT: Para peserta seleksi cabor Atletik Lari beradu cepat saat tampil di Stadion Pogar.

“Saat seleksi kemarin, ada tiga atlet SMANOR yang datang dan siap diseleksi. Tapi, kita ketahui mereka di atas rata-rata limit waktunya. Jadi mereka bisa otomatis masuk dan pasca seleksi bisa mengikuti pembinaan,” kata Imam kemarin.

Seleksi pada Cabor Atletik diikuti sebanyak 120 pelajar. Digelar di Stadion Pogar Bangil. Khusus lompat jauh di SMPN 1 Bangil. Mulai 10-12 Desember 2019. Terbagi dalam nomor lintasan (lari) dan nomor lapangan.
Sepeti tolak peluru, lempar cakram, lempar lembing dan lompat jauh. Khusus untuk jalan cepat, kata Imam, tidak bisa dilakukan seleksi, karena hanya satu peserta yang berminat.

“Karena hanya satu, maka akan kita lihat dalam pembinaan nanti. Kita ukur limit waktu yang ditempuh. Kalau memenuhi, bisa kita berangkatkan ke tingkat Jatim. Kita tunggu keputusan dari dinas terkait,” terangnya.

TAKRAW: Para peserta seleksi Sepak Takraw beradu kepiawaian di lapangan SMAN 1 Grati.

Sementara itu, pada Cabor Sepak Takraw, peserta yang mengikuti sebanyak 16 atlet. Seleksi digelar di SMAN 1 Grati pada 10-11 Desember. Kemudian, sudah terjaring 5 atlet pelajar. Nomor yang diikuti adalah interegu dan double event. Dengan format seleksi tanpa kompetisi

Suworo, koordinator pelaksana Cabor sepak takraw mengatakan, saat ini sudah terkumpul 5 atlet seleksi. Dan ini sudah dilaporkan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan.

Di antara lima atlet itu adalah M Rizky dari SMA Lumbang sebagai Pemukul. Lalu, Rizal dari SMP Lumbang sebagai Pengumpan. Kemudian, M Zainuri asal SMP 1 Kraton juga Pengumpan. Untuk dua posisi tekong direbut Reno asal SMP Lumbang dan Bagus Saputra dari Smanike Kejayan.

TENIS MEJA: Panitia seleksi cabor tenis meja memberikan instruksi kepada peserta di GOR Raci.

Bagaimana dengan Cabor Tenis Meja? Taviv Dwi Kuryanto, koordinator Cabor Tenis Meja menyatakan ada beberapa kejutan di Cabor yang diseleksi ini. Kejutan yang dimaksud adalah hadirnya dua petenis meja yang masih lulusan SD/MI.

Di bagian putra, muncul nama Gigih Fisabilillah. Siswa kelas V MI Miftahul Ulum Pekoren Rembang ini mampu mengalahkan M Surya Saputra, siswa SMPN 1 Gondangwetan. Saat itu, Gigih dan Surya bersaing ketat untuk merebut tempat ketiga. Namun, si kecil Gigih rupanya mampu mengandaskan impian Surya dengan skor telak 3-0.

Begitu pula di bagian putri. Petenis meja Rizki Annikmah Maulidiyah masih berstatus pelajar SDN Karangrejo 1 Purwosari. Namun, ia ternyata mampu merebut tempat ketiga, setelah mengalahkan Alamanda Widya Swara dari SMPN 1 Pohjentrek. Bahkan, saat babak penyisihan, Rizki juga mampu mengalahkan siswa SMKN 1 Sukorejo.

“Munculnya bibit-bibit pelajar SD/MI ini menunjukkan persaingan di Cabor tenis meja ini cukup ketat,” tegas Taviv Dwi.

Untuk hasil selengkapnya, nama-nama yang lolos seleksi cabor tenis meja adalah;
PUTRA
1. M Adi Prasetya (SMANIKE)
2. M Fafian Hafiz (SMPN 1 Pandaan)
3. M Gigih Fisabilillah (MI Miftahul Ulum Pekoren Rembang)
PUTRI
1. Aulia Dwi Ningrum (SMPN 1 Wonorejo)
2. Rahma Hardiyani Arum (SMPN 1 Wonorejo)
3. Rizki Anikmah Maulidiyah (SDN Karangrejo 1 Purwosari).

(day/*)