Mau Mengamati Gerhana Matahari Cincin? Begini Caranya…

1384

Pasuruan (WartaBromo.com) – Gerhana Matahari Cincin bakal sapa Indonesia pada 26 Desember mendatang. Warga diminta tak melihat Gerhana Matahari dengan mata telanjang.

Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer LAPAN Pasuruan, Dian Yudha Risdianto mengatakan, fenomena ini hanya boleh diamati dengan bantuan alat dan perlengkapan khusus.

“Untuk masyarakat yang ingin melihat gerhana bisa menggunakan kacamata khusus (kacamata gerhana matahari) atau menggunakan teleskop yang sudah menggunakan filter matahari,” ujar Dian, Jumat (20/12/2019).

Dian kemudian memberikan penegasan, pengamatan dengan alat bantu pun tidak boleh dilakukan secara terus menerus. Apalagi jika melihat gerhana tanpa bantuan alat. Hal tersebut sangat tidak diperbolehkan.

“Dengan menggunakan kacamata gerhana atau teleskop yang sudah dilengkapi filter, masyarakat juga diimbau tidak secara terus menerus melihat proses terjadinya gerhana. Harus ada jeda. Dan disarankan maksimal 2 menit untuk 1 kali melihat,” lanjutnya.

Baca Juga :   Penjaga Toko Bangunan di Raci Kena Hipnotis Pembeli hingga Begini Modus Pemotongan BOP Madin-Ponpes | Koran Online 25 Feb

Saat ini LAPAN Pasuruan telah menyediakan 5 teleskop dan kacamata gerhana untuk pengamatan pada 26 Desember mendatang. Pengamatan yang dilakukan di Kantor LAPAN ini dibuka untuk umum bagi warga yang mau menyaksikan gerhana.

Baca: Gerhana Matahari Cincin Bakal Sapa Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang

Gerhana matahari, menurut Dian merupakan fenomena umum, meski wilayah Jawa Timur saat ini termasuk dalam gerhana sebagian.

“Karena wilayah Kabupaten Pasuruan atau Provinsi Jawa Timur hanya mengalami gerhana matahari sebagian, tidak ada efek khusus atau dampak khusus,” pungkasnya. (may/ono)