Emak, Siapkan Kocek ya! Harga Elpiji 3 Kilogram Bakal Naik

976
Seorang pekerja mencoba mengangkut elpiji 3 kg, di sebuah agen di Jl Irian Jaya Kota Pasuruan, Selasa (28/8/2018). Foto: Harjo Susun.

Lumajang (WartaBromo.com) – Pemerintah bakal menata kembali penerima subsidi elpiji 3 kilogram di pasaran. Alhasil, warga yang tak dapat subsidi, harus keluarkan kocek lebih dalam untuk membeli gas melon.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengungkapkan, jika sudah tak dapat subsidi, maka harga gas melon sama dengan di pasaran.

“Sama lah dengan elpiji 12 kilogram, tinggal dibagi 3 atau 4 saja. Nanti kita lihat,” jelasnya dinukil dari Republika Online.

Nah, harga tabung LPG 12 kg sekarang sekitar Rp139 ribu. Jika dikalkulasi, maka harga gas melon tanpa subsidi bisa mencapai Rp35 ribu per tabungnnya. Naik sekitar Rp11-17ribu, dari harga awal tanpa subsidi yakni Rp18-20ribu.

Rencananya, pengaturan penerima subsidi elipiji bakal dilakukan sejak Januari tahun ini. Sementara penerapannya diperkirakan bisa dilakukan pada pertengahan tahun 2020.

“Uji coba di beberapa tempat pakai kartu. Pertamina pakai QR Code. Nanti yang beli elpiji 3 kilogram langsung terekam. Misal beli tiga tabung Rp100 ribu, nanti langsung transfer ke QR ini,” lanjut Djoko.

Meski begitu, kebijakan ini masih belum diputuskan. Sebab pemerintah masih melakukan pendataan rata-rata penggunaan tabung gas oleh warga tak mampu. Data ini yang nantinya sebagai acuan pemberian subsidi oleh pemerintah kepada mereka. (may/ono)