Bulan Akan Tersedia Oksigen?

663
Permukaan bulan.

Pasuruan (Wartabromo.com) – Sudah bukan rahasia lagi, jika di bulan tidak ada oksigen. Tapi, di masa depan, oksigen direncanakan bakal ada di bulan lho.

Dikutip dari viva, NASA berencana membangun pabrik oksigen. Pasalnya, NASA akan membangun pangkalan di bulan.

Pembangunan tersebut bukan tanpa alasan. Pangkalan itu sengaja dibuat agar para astronaut tidak membawa semua kebutuhannya selama perjalanan dari bumi ke bulan. Jadi, mereka dapat memanfaatkan sumber daya yang ada di sana.

Rencananya, Badan Antariksa Eropa atau ESA yang akan turut berkontribusi membangun pabrik oksigen. Pabrik ini nantinya akan memproduksi oksigen menggunakan bahan-bahan di bulan, dengan syarat, lulus uji coba.

Tersedianya oksigen di bulan dinilai dapat memberikan manfaat cukup potensial. Nantinya, oksigen tak hanya digunakan untuk bernafas, tetapi ke depan akan dijadikan untuk produksi bahan bakar.

Kok bisa?

Ya, bahan utama yang akan digunakan untuk membuat oksigen adalah debu di bulan (regolith). Sekadar diketahui, regolith ini mengandung 40-50% berat oksigen. Tapi, itu masih dalam bentuk ikatan oksida, sehingga belum dapat digunakan secara langsung.

European Space Research and Technology Centre (ESTEC) dalam penelitiannya telah menyelidiki cara untuk mengekstrasi oksigen. Caranya, yakni menggunakan teknik yang disebut elektrolisis garam cair.

Regolith ditempatkan dalam keranjang bersuhu tinggi, mencapai 950°C. Selanjutnya, arus listrik dilewatkan melalui keranjang sehingga oksigen bisa diekstrasi.

Panjangnya rangkaian penelitian, Beth Lomax dari University of Glasgow, Skotlandia menyarankan agar para ilmuwan mendesain ulang metode ke versi ESTEC. Hal itu dilakukan agar bisa memiliki oksigen yang tersedia untuk diukur

Pasalnya, melalui berbagai rangkaian penelitian yang membutuhkan waktu lama, sebanding dengan kebutuhan manusia akan oksigen sebagai syarat utamanya untuk bertahan hidup di ruang hampa seperti di Bulan. (bel/may)