Imbauan untuk 17 Alumni Genggong di Cina: Minta Doa kepada Orang Tua dan Guru

895

Probolinggo (wartabromo.com) – Ada 17 mahasiswa-mahasiswi alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Zainul Hasan Genggong, Pajarakan, Probolinggo, masih berada di Cina. Proses studi di Negeri Tirai Bambu itu masih terhenti.

Mahasiswa sekaligus alumni tertua, Febri Halim Cahyadi mengatakan, hingga kini, semua alumni Ponpes Genggong yang melanjutkan studinya di Cina masih belum bisa beraktivitas seperti hari-hari sebelumnya.

“Paling tidak, waktu sehari-hari kebanyakan kami habiskan berdiam di dalam kamar, sejak virus corona menyerang,” tutur pria yang juga alumnus Ponpes Darul Lughoh wal Karomah, Kraksaan ini, Minggu, (2/2/2020).

Dari 17 alumnus Genggong yang ada, lanjut pria asal Desa Brabe, Kecamatan Maron ini, ada beberapa mahasiswa alumni Genggong yang sudah pulang ke kampung halamannya masing-masing.

“Ada 3 yang alumni Genggong yang sudah pulang, semuanya dari Lumajang (Sholehatul Mukarromah, Intishar Kohardian Lazuardini, dan Virda Izzah Permatasari,red),” ujar Ferdi.

Seorang Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Hassan Malik mengakui kekhawatirannya, sesaat mengetahui kabar tentang virus corona, yang saat ini menjadi pembahasan seluruh masyarakat.

“Namanya juga anak didik, pasti khawatir ketika mendengar itu. Seketika kami langsung mencari informasi menghubungi para wali santri, untuk mengetahui kabar para alumni yang lanjut studi di sana (Cina, red),” ungkapnya.

Ia mengimbau, para alumni Genggong yang kini masih berada di negeri tirai bambu tetap mematuhi aturan dari otoritas kampus maupun pemerintah setempat.

Kiai Hasan berharap lindungan Allah SWT menyertai, meminta kepada para alumni untuk tidak lepas berdoa dan bertawassul.

“Yang lebih penting, semoga mereka semua tidak terjangkit virus. Minta doa kepada orang tua dan gurunya. Kami hanya bisa lakukan ini saja, karena posisi kita di Indonesia dan mereka di Cina,” tutup Nun Alex, begitu ia disapa.

Berikut nama-nama mahasiswa-mahasiswi alumni Ponpes Genggong:

  1. Sinta Nuriyah (20) asal Pajarakan;
  2. Wardatul Hasanah (20) asal Bondowoso;
  3. Sholehatul Mukarromah (20);
  4. Siti Aminah (21) asal Lumajang.
    (Empat Mahasiswi ini alumni MA ZAHA Genggong)
  5. Febri Halim Cahyadi (25) asal Maron;
  6. Irma Putri Nuraini (19) Lumajang;
  7. Abdul Wadud Maulana (19) asal Krejengan;
  8. Rofiqotul Maulayah (19) asal Sumenep;
  9. Mohammad Nadif (19) asal Paiton;
  10. Virda Izaah Permatasari (19) asal Lumajang;
  11. Intishar Kohardian Lazuardini (18) asal Lumajang;
  12. Churil Amaliyah (19) asal Probolinggo;
  13. Nur Halimah (18) asal Jember;
  14. Muhammad Arif Hidayat (17) asal Lumajang;
  15. Bayu Abdillah (19) asal Jember;
    (Alumni MA Model Zainul Hasan Genggong)
  16. Muhammad Kamil Iskandar (23) asal Besuk dari Ponpes Barokatul Hasan;
  17. Yusnaini Nafisah (20) asal Lumajang.
    (Alumni SMK ZAHA Genggong)

(cho/ono)