Kembangkan Wisata di Arjuno, Siapkan Rp 140 Miliar

812
Bupati Irsyad Yusuf saat mengunjungi UPTD Budidaya Peternakan di Purwosari. Foto: dok/Pemkab

Pasuruan (WartaBromo.com)– Berbagai program dicanangkan Pemerintah Pusat untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Jawa Timur.

Selain jaringan infrastruktur seperti pembangunan tol Probolinggo-Lumajang hingga Gempol-Mojokerto, sektor pariwisata juga tak luput dari perhatian.

Kawasan Lereng Arjuno adalah salah satunya. Mengusung konsep wisata edukasi, anggaran Rp 140 miliar telah diestimasikan pemerintah guna mendukung program ini.

Melalui Peraturan Presiden (Perpres) 80 Tahun 2019, dana sebesar itu akan dipergunakan untuk mendesain ulang fasilitas Usaha Peternakan Aliansi (UPA) di Desa Sumberejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan sebagai objek wisata edukasi.

“Ada beberapa program ya sebenarnya untuk percepatan pembangunan ekonomi ini. Nah, kita dapat beberapa. Salah satunya UPA yang nanti akan kembangkan menjadi wisata edukasi,” terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ihwan.

UPA sendi sebelumnya merupakan fasilitas pengembangan peternakan sapi unggulan milik Pemkab Pasuruan. Fasilitas yang digagas bersama sejumlah pihak dalam dan luar negeri itu diharapkan mampu melahirkan sapi-sapi unggulan Kabupaten Pasuruan.

Namun, ikhtiar tersebut dinilai gagal. Fasilitas yang berada di kaki Gunung Arjuno itu belakangan diubah status menjadi UPT (Unit Pelaksana Teknis) di bawah naungan Dinas Peternakan.

Pemkab, dikatakan Ihwan mendukung rencana pemerintah tersebut. Menurutnya, program itu setidak sejalan dengan rencana pengembangan wisata di kawasan pegunungan Arjuno hingga Bromo.

Kehadiran wisata edukasi itu nanti sekaligus melengkapi objek-objek wisata yang sudah ada saat ini. Dimulai dari Tretes, Taman Safaru, Kebun Raya, Petik Apel, hingga Penananjakan.

“Jadi semuanya akan saling terhubung. Masyarakat bisa mendapat banyak alternatif,” jelas Ihwan. (tof/asd)