Krisis Air Bersih, Beredar Hoaks Petugas Droping Air Tarik Pungli

325

Kademangan (wartabromo.com) – Rusaknya pipa PDAM menyebabkan krisis air bersih di Kota Probolinggo. Ditengah suasana itu, beredar kabar hoaks, terkait pungli yang dilakukan petugas penyuplai air bersih.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu disinyalir terjadi di kawasan Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Namun, berdasarkan keterangan sejumlah warga, pungli itu tidak benar. Melainkan inisiatif pribadi warga yang kasihan melihat petugas yang kerja lembur.

“Bukan begitu mas, kami hanya kasihan pada petugas penyalur air bersih dengan tangki itu. Karena bekerja lembur di luar tugasnya. Sehingga secara pribadi, saya berinisiatif untuk memberikan sejumlah uang,” kata salah satu warga, Mita Ayu, pada Rabu, 12 Februari 2020.

Klarifikasi itupun, menepis kabar hoaks yang sebelumnya beredar di masyarakat, soal isu pungli yang dilakukan petugas penyalur air bersih.

Salah satu sopir truk tangki Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Surya Jaya menyebut, pihaknya harus lembur sampai pukul 22.00 WIB malam. Selama krisis air terjadi.

“Selain menyiram taman, kami mendapat pekerjaan tambahan. Menyalurkan air bersih ke penduduk yang membutuhkan. Mulai dari rusun, sampai perkampungan,” katanya.

Sejauh ini, 6 unit armada truk tangki DLH, dikerahkan. Namun air yang disalurkan dengan truk tangki penyiraman itu disarankan untuk keperluan MCK saja. Sumber air yang digunakan berasal dari sumber air akor di jalan Supriyadi.

“Tidak dianjurkan untuk konsumsi ya, karena selang dan tangkinya kan biasa digunakan untuk menyiram taman,” lanjut Surya.

Sementara itu, pihak PDAM Kota Probolinggo masih terus melakukan perbaikan pada pipa yang rusak. PDAM kota Problinggo memperbaiki kebocoran pipa 18 dim dengan memaksimalkan kondisi pipa lama yang terus diperbaiki.

“Hasilnya masih belum optimal, siang ini kami mencoba berupaya memperbaiki kerusakan yang ada dengan sambungan pipa baru dan diharapkan hasilnya bisa jauh lebih baik. Sehingga pelayanan bisa berjalan normal kembali,” kata Direktur PDAM, Siswadi. (lai/saw)