Kantongi Izin Kemendagri, Pemkot Pasuruan Mutasi 9 Pejabat Eselon II

1359

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan akhirnya resmi melakukan mutasi pejabat eselon II b, pada Kamis (12/03/2020). Tercatat ada 9 pejabat yang dimutasi.

Bertempat di Ruang Untung Suropati, Kantor Pemkot Pasuruan, acara pelantikan dihadiri oleh hampir seluruh pucuk pimpinan masing-masing OPD Kota Pasuruan.

Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengatakan mutasi yang dilakukan Pemkot ini sudah dilakukan sesuai mekanisme, selain telah dapatkan Izin mutasi.

Komisi ASN (KSN) sudah melakukan asesmen dan melakukan uji kompetensi kepada pejabat dan memberikan rekomendasinya kepada Pemkot. Kemudian Pemkot meminta izin ke Kemendagri melalui Gubernur Jawa Timur.

Pada proses selanjutnya, Kemendagri mengeluarkan surat persetujuan atas rekomendasi KSN terkait hasil asesmen dan uji kompetensi pejabat. Surat itu ditujukan kepada Gubernur Jawa Timur, baru kemudian diteruskan ke Plt Wali Kota Pasuruan untuk menindaklanjuti surat dari Kemendagri.

“Jadi semua perizinan sudah kami lakukan,” ujar Teno.

Proses mutasi Pemkot Pasuruan ini memang cukup menjadi perhatian. Hal ini karena Kota Pasuruan yang akan melakukan Pilkada pada 2020, tahun ini.

Merujuk UU Nomor 10 tahun 2016 terkait Pilkada, seorang kepala daerah dilarang melakukan penggantian pejabat 6 bulan, bila ingin calonkan diri sebagai wali kota.

Mutasi mungkin terjadi jika Pemkot mendapat persetujuan tertulis dari Kemendagri. Pemkot sendiri telah mendapat persetujuan melalui Surat Menteri Dalam Negeri nomor: 821/190/SJ tanggal 9 Januari 2020 perihal persetujuan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Pasuruan.

Adapun beberapa dari 9 pejabat yang dimutasi itu yaitu, Mualif Arif yang sebelumnya menjabat Kepala Disprindag kini pindah sebagai Kepala Dispendikbud. Kemudian M. Agus Fadjar yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PUPR pindah menjadi Asisten Administrasi Umum dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah.

Sementara untuk beberapa jabatan yang kosong, Teno mengatakan kemungkinan akan ada lelang jabatan. Namun untuk sementara, dalam waktu dekat ini, akan diisi oleh pelaksana tugas. (tof/ono)