Pasutri Culik Anak Warga Malaysia, hingga Wasiat Kasatkornas Banser Ndan Alfa: Titip Anak-anakku Rek | Koran Online 12 Maret

703

Beragam peristiwa kami sajikan pada 11 Maret melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Kamis (12/3/2020). Mulai Pasutri Culik Anak Warga Malaysia, hingga Wasiat Kasatkornas Banser Ndan Alfa: Titip Anak-anakku Rek :

1. Diduga Serangan Jantung, Staf Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Meninggal di Surabaya

Surabaya (wartabromo.com) – Kabar duka menyelimuti keluarga besar DPRD Kabupaten Pasuruan terutama Komisi I. Pasalnya, salah seorang staf pendamping komisi bernama Sahrul dikabarkan meninggal dunia saat bertugas di Surabaya, Rabu (11/3/2020).

Informasi yang diterima wartabromo.com, jenazah Sahrul saat ini masih berada di salah satu rumah sakit di Surabaya. Simak Selengkapnya.

2. Wasiat Kasatkornas Banser Ndan Alfa: Titip Anak-anakku Rek

Kraksaan (wartabromo.com) – Meninggalnya Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni pada Rabu, 11 Maret 2020, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besar Ansor. Saat pelantikan PC. Ansor Kota Kraksaan pada Februari lalu, ia meminta sahabat Ansor untuk menjaga anaknya.

“Lek aku mati, titip anak-anakku rek,” kata pria yang karib disapa Ndan Alfa itu. Simak Selengkapnya.

3. Culik Anak Warga Malaysia, Suami Istri Mantan TKI Asal Lekok Dibekuk Polisi

Lekok (WartaBromo.com) – Sepasang suami istri mantan TKI asal Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan dibekuk polisi, Rabu (11/03/2020). Mereka diduga menculik seorang anak yang berkewarganegaraan Malaysia.

Diketahui, peristiwa penculikan tersebut terjadi pada Desember 2019 lalu, saat keduanya masih bekerja sebagai TKI. Anak yang berusia 3 tahun tersebut dibawa dari Selangor, Malaysia. Simak Selengkapnya.

4. Bakar Ban di Depan Kantor DPRD Kota Pasuruan, Ratusan Mahasiswa Tolak Omnibus Law

Pasuruan (wartabromo.com) – Ratusan mahasiswa melakukan aksi demo di depan Kantor DPRD Kota Pasuruan, Rabu (11/03/2020). Tujuan aksi kali ini adalah menolak RUU Omnibus Law.

Gabungan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Pasuruan Bergerak (ARPB) ini bergerak dari Taman Kota Pasuruan menuju Jalan Balaikota sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka juga membawa sejumlah spanduk yang berisikan kalimat penolakan atas RUU Omnibus Law. Simak Selengkapnya.

5. Pekerja Blokir Pabrik Flow

Sukorejo (WartaBromo.com) – Serikat Buruh Sejahterah Indonesia (SBSI) lanjutkan aksi tuntut hak normatif ke PT. Sumber Bening Lestari, di Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Rabu (11/3/2020). Bahkan, kali ini aksi dilakukan dengan memblokir pintu gerbang pabrik.

Yoyok Efendi, Wakil Ketua SBSI Kabupaten Pasuruan mengatakan, aksi tersebut merupakan bagian dari runtutan mogok kerja yang dilakukan selama ini. Simak Selengkapnya.