Hendak Cek Kesehatan di RSUD Grati, Rombongan Siswa SMPN 1 Beji Dapat Penolakan Warga

7651

Pasuruan (wartabromo.com) – Rombongan siswa-siswi SMPN 1 Beji yang akan cek kesehatan di RSUD Grati, pada Kamis (19/03/2020) dinihari tadi mendapat penolakan warga. Sikap itu ditunjukkan, lantaran warga takut siswa-siswi ini membawa virus corona setelah berwisata di Pulau Bali.

Dengan mendapatkan penjagaan ketat dari pihak kepolisian, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, puluhan warga dari Desa Ranuklindungan, Sumberagung dan Kedawung Kulon ini berada di depan RSUD Grati. Mereka sedianya menunggu siswa yang nantinya akan periksa kesehatan.

Abdullah, Warga Desa Sumberagung yang berada di depan RSUD bersama dengan puluhan massa lainnya mengatakan, antisipasi ini dikarenakan masyarakat takut dengan virus mematikan tersebut.

“Warga merasa takut dengan virus corona itu, apalagi siswa ini dari Bali akan diperiksa di RSUD Grati,” ujar Abdullah, Kamis (19/03/2020).

Setidaknya ada 4 rombongan bus dari SMP 1 Beji yang berencana memeriksakan diri. Ratusan siswa-siswi tersebut nantinya akan cek kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

AKP Suyitno, Kapolsek Grati menjelaskan, penolakan itu dikarenakan ketakutan warga akan mewabahnya virus corona tersebut.

“Warga hanya ketakutan, karena rombongan SMPN 1 Beji yang pulang dari Bali diduga membawa virus corona itu,” ujar Suyitno.

Namun, ketakutan warga akhirnya mereda, setelah mendapat penjelasan dari kepolisian setempat. Rombongan siswa ini rencananya akan periksa kesehatan di RSUD Bangil, bukan Grati. Puluhan warga tersebut akhirnya membubarkan diri. (don/may)