Pasien PDP Ngamuk dan Paksa Pulang, Ini Langkah Satgas Covid-19

1667

Pasuruan (WartaBromo.com)- Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas sikap seorang pasien PDP yang pulang paksa di tengah masa karantina.

“Bagaimana ya.. kami sudah berusaha memberi pengertian. Tapi, pasien ini ngamuk-ngamuk terus dan memaksa pulang,” katanya melalui telepon selulernya, Rabu (25/03/2020).

Anang mengaku kecewa dengan sikap si pasien yang dinilainya tak kooperatif dan tidak memahami protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran virus yang merenggut ribuan korban jiwa itu.

Pihaknya akan kembali berupaya memberi pemahaman kepada yang bersangkutan bisa mengikuti prosedur yang ada. “Ini yang ngumpul-ngumpul saja bisa kena pidana. Apalagi ini yang jelas sudah masuk PDP,” kata Anang.

Anang bilang, ia telah berkomunikasi dengan pihak keluarga untuk benar-benar intens mengawasi pergerakan si pasien perempuan itu.

Sekalipun belum diketahui hasil uji laboratorium dari pasien bersangkutan, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak dinginkan.

“Selain itu, ada petugas medis yang kami tugaskan untuk memantaunya setiap hari. Cuma kan akhirnya ini menjadi makin repot,” jelasnya.

Seperti diketahui, seorang pasien PDP memaksa pulang dari ruang isolasi RSUD Bangil di tengah masa karantina yang dijalaninya.

Sejauh ini belum diketahui yang bersangkutan positif Covid-19 karena hasil uji laboratorium belum keluar. Dengan peristiwa ini, total 4 pasien PDP yang kini masih menjalani isolasi di RSUD setempat. (nul/asd)