Sempat Menghilang, Pasien Positif Covid-19 Ditemukan

13918

Pasuruan (wartabromo.com) – Perempuan pasien positif corona yang sempat tak diketahui keberadaannya, ditemukan. Ia berada di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan.

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan mengetahuinya setelah melakukan pencarian mendalam, melibatkan seluruh elemen.

Dengan dibantu petugas medis dan Muspika Kecamatan Rembang, perempuan dengan kondisi tubuh terjangkit corona itupun dilakukan evakuasi.

Perempuan tersebut berinisial L (32), seorang ibu rumah tangga, tercatat sebagai warga Ibukota Jakarta (berdasarkan Kartu Tanda Penduduk yang dimiliknya) . Ia diketahui berada di salah satu rumah yang ada di wilayah Kecamatan Rembang.

Dari pantauan di lapangan, petugas mendatangi rumah L pada Minggu (12/04/2020) malam  sekitar pukul 19.30 WIB. Dengan menggunakan APD (alat pelindung diri) lengkap, petugas langsung menjemput L beserta anak pertamanya berinisial S (14), untuk kemudian dibawa ke RSUD Bangil guna diisolasi serta dirawat semaksimal mungkin.

Baca Juga :   Koran Online 25 April : Rombongan TK Kecelakaan di Purwodadi, hingga Prabowo Menang di Pemungutan Suara Lanjutan

Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan mengatakan, ketika petugas mendatangi rumah L, ternyata tengah bersama anak-anak dan keluarga besarnya.

“Intinya sedang banyak orang di dalam rumah situ. Tapi ketika kita ke sana, mereka kooperatif, karena sebelumnya kita juga menelpon suaminya  berinisial I,” kata Sudiono, di Posko Covid-19 Kabupaten Pasuruan.

Sejumlah sumber mengatakan, di dalam rumah yang dihuni perempuan asal Jakarta itu, keseluruhan diperkirakan berjumlah 7 jiwa.

“Suaminya sempat tidak mau, tapi setelah kami jelaskan, akhirnya mengizinkan,” imbuhnya.

Dijelaskannya, pasien L ini mulai masuk ke RSUD Bangil pada tanggal 27 maret 2020, setelah mengeluh batuk, pilek, disertai sesak nafas. Begitu masuk RS, tim medis langsung melakukan penanganan hingga kondisinya stabil. Akan tetapi, lantaran merasa sangat sehat, L memaksa pulang. Padahal hasil swab belum keluar, meski hasil rapid test menyatakan negatif.

Baca Juga :   Pemuda Blandongan Ditusuk Orang Tak Dikenal Saat Beli Tembakau

“Inilah fenomena kesehatan yang harus dipahami bersama. Pentingnya untuk sama-sama saling mengingatkan akan upaya memerangi Covid-19 ini. Hasil swab-nya keluar setelah L ini pulang paksa dan tidak menyampaikan penjelasan apapun kepada petugas. Nah, ketika positif, kami langsung mencarinya, dan Alhamdulillah ketemu,” tegasnya.

Dengan dibawanya L menuju RSUD Bangil, sang anak disebutkan juga berstatus PDP baru dan langsung diisolasi di RS.

Sementara itu, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pasuruan juga mengimbau kepada warga sekitar untuk tetap berada di rumah, menjaga kesehatan dan imunitas tubuh. Tidak keluar rumah untuk menghindari semakin meluasnya penyebaran Covid-19 di wilayah yang lain.

Kata Dion, warga sekitar lokasi L sudah memahami dan berkomitmen untuk melaksanakan anjuran pemerintah dalam memerangi Covid-19.

Baca Juga :   Mau Berobat di Ningsih Tinampi? Daftar Sekarang Ditangani Tahun 2021

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Rembang dan seluruh warga Kabupaten Pasuruan untuk tidak meremehkan Covid-19 ini,” ujarnya.

Masyarakat juga diminta tetap berada di rumah, kalaupun terpaksa keluar harus pakai masker, baju lengan panjang, hindari bersentuhan atau bersalaman dengan orang.

“Selain itu selalu cuci tangan setiap mau menyentuh apapun, apalagi makan dan minum. Jaga imun tubuh kita, hindari keramaian, dan selalu berdoa,” tegasnya. (mil/ono)